BusinessDestinationHeadline NewsTourismTravel

Kemenpar Ajak 9 Industri Pariwisata Unjuk Gigi di HITS Korsel

9 industri pariwisata nasional  diajak Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mempromosikan dan menjual berbagai macam destinasi dan produk andalan pariwisata Indonesia kepada Korea Selatan (Korsel) . Ke 9 Industri pariwisata ini menyatakan kesiapannya dan berjanji akan mensukseskan keikutsertaan Indonesia dalam pameran Hanatour International Travel show (HITS) 2017 di Korea International Exhibition Center (KINTEX), Goyang, Korsel , 8-11 Juni 2017 mendatang.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Vinsensius Jemadu mengatakan makanan tradisional, dan kopi nusantara merupakan beberapa produk makanan yang   akan diusung oleh  9 industri pariwisata nasional ini untuk diperkenalkan kepada masyarakat Korsel.

“Untuk menarik pengunjung pameran ke pavilion Indonesia, akan ditampikan makanan tradisional, dan kopi nusantara yang sudah terkenal di berbagai penjuru dunia. Selain itu, kami juga akan membawa tim Wonderful Indonesia dengan kostum carnaval kelas dunia rancangan desainer Indonesia selama pameran berlangsung,” kata Vinsensius

Vinsensius menjelaskan, dari tahun ke tahun HITS selalu menyedot perhatian pengunjung, khususnya mereka yang hobi traveling. Dalam pameran pariwisata terbesar di Korsel ini nantinya akan  mempertemukan buyer’s dan seller’s dengan sistem Business to Business (B to B) dan Business to Consumer (B to C). Di 2016, penyelenggaraan pameran HITS telah mendatangkan lebih dari 95 ribu pengunjung dalam 4 hari. Total partisipannya 1.019 booths dari 760 perusahaan/Tourism board yang berasal lebih dari 50 negara.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana menjelaskan wisatawan Korsel menjadi salah satu wisatawan mancanegara (wisman) yang jumlahnya cukup banyak mengunjungi Indonesia. Karena itu, tidak salah, jika Korsel ditetapkan sebagai pasar utama bagi Indonesia untuk mendongkrak jumlah wisman. Untuk mensukseskan program ini, perlu adanya promosi pariwisata Indonesia ke Korsel secara berkelanjutan sehingga peningkatan promosi dapat memetik hasil yang positif, utamanya untuk memenuhi target kunjungan wisman di tahun 2017 ini.

“Data saat ini jumlah wisman Korsel pada tahun 2015 adalah 338.671 orang. Sedangkan target tahun 2016 yakni 400 ribu orang (wisman Korsel) atau naik 18 persen. Tahun ini, Kementerian Pariwisata telah menargetkan sebesar 514.000 wisatawan asal Korea Selatan,” ujar Pitana.

Pitana memastikan “Wonderful Indonesia” akan all out di bursa pariwisata terbesar di Korea Selatan itu. Selain event terbesar di Korsel, pameran ini juga akan diikuti lebih dari 50 negara. Ditambah lagi, pamerean ini tak pernah sepi. Setiap tahunnya HITS selalu dikunjungi puluhan ribu pengunjung selama pameran.

Menteri Pariwisata Arief Yahya berpesan saat tampil di Korea, pastikan Wonderful Indonesia excellent di HITS 2017. Ini bukan tanpa alasan. Ada puluhan ribu pengunjung ditambah media value yang sangat besar. Industri-industri besar pariwisata dari semua negara selalu hadir dengan kreativitas tinggi, dari desain booth, desain interior, sampai materi kesenian yang digunakan untuk menarik pengunjung.

“Jadi Wonderful Indonesia harus tampil excellent di sana,” kata Arief Yahya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button