Kemenpar Harap Gelar Yang Diraih Astira Dapat Dongkrak Daya Saing Indonesia
Mewakili Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar, Esthy Reko Astuti mengucapkan selamat kepada Astira Intan Vernadeina yang mengukir prestasi membanggakan di pemilihan Miss Eco International 2018 di Mesir, pada 27 Appril 2018 lalu. Di kontes paling bergengsi di dunia itu, Astira berhasil meraih gelar 1st Runner Up Miss Eco International 2018
Selain menjadi juara kedua, Astira juga memenangkan gelar Best Tourism Video, serta masuk dalam Top 10 National Costume dan Top 15 Best Eco Dress.
Esthy mengatakan apa yang diraih Astira di ajang Miss Eco International 2018 merupakan kerja keras kita semua. “Kemenangan Tira kita plan yah. Kita dukung secara bersama-sama.Kita jauh-jauh hari kita persiapkan. Supaya kita menghasilkan yang lebih baik. Kami salut yah kepada Pak Johnnie dan Yayasan walaupun berdarah-darah tapi tetap semangat dan akhir semua itu membuahkan hasil,” kata Esthy dalam jumpa pers yang diselenggarakan Yayasan El John Indonesia di Best Western Mangga Dua Hotel and Residence, Senin, 7 Mei 2018.
Dalam jumpa pers ini hadir Founder and Chairman Yayasan El John Indonesia Johnnie Sugiarto dan peraih 1st Runner Up Miss Eco International 2018 Astira Intan Vernadeina
Ketua Tim Pelaksana Calendar Of Event Kemenpar ini, berharap dengan gelar internasionalnya ini, Astira dapat menaikan daya saing Indonesia di dunia, khususnya yang berkaitan dengan sustainable tourism.
“Tira yang berjuang disini harus bersama-sama untuk mengubah daya saing , khususnya yang di sustainable ini untuk bisa mendapat indeks yang lebih baik lagi, karena kalo dari alam dan budaya kita luar biasa itu peringkat daya saing kita. Tapi yang kaitannya dengan sustainable tourism itu yang perlu ditingkatkan,” ujar Esthy.
Sementara itu, Founder and Chairman Yayasan El John Indonesia Johnnie Sugirato mengatakan Yayasan El John Indonesia melalui unit kerjanya yakni El John Pageants kini sedang menyusun tugas yang akan diemban Astira sebagai 1st Runner Up Miss Eco International 2018.
“Kita lagi susun program kerjanya, kemungkinan dua minggu lagi programnya akan selesai. Setelah selesai kita akan mengkampanyekan program. Jadi kita ingin mendorong industri di dalam negeri terutama industri pariwisata harus ramah lingkungan. Karena kalo tidak ramah lingkungan, Indonesia akan ditinggal karena apa, karena persaingan kita bukan antar provinsi. Persaingan kita sudah antar negara. Kalo image kita di luar negeri, Indonesia itu berantakan, kotor dan jorok siapa yang mau datang, tidak ada yang mau datang. Jadi masalah lingkungan itu adalah masalah yang sangat penting di masa yang akan datang,” ungkap Johnnie.
Dalam jumpa pers ini, 1st Runner Up Miss Eco International 2018 Astira Intan Vernadeina tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Kemenpar yang telah menudukungnya di ajang Miss Eco International 2018, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan dan berakhirnya kontes ini.
“Selain itu saya juga ucapkan terima kasih kepada Daddy (Pak Johnnie) yang telah mempercayakan Tira ikut dalam kontes ini. Inilah yang perjuangan Tira, dan hasil ini Tira persembahkan untuk bangsa dan negara,” tutur Astira.
