Kemenpar Harap Peraih Gelar PPI 2018 Masif Promosikan Pariwisata Melalui Medsos

0
_DSC0343

Siapa yang bakal menyandang gelar Putri Pariwisata Indonesia (PPI) 2018, akan terjawab di Grand Final PPI 2018 yang dilangsungkan di Grand Ballroom Sun City, Gedung Lindeteves Trade Center (LTC), Hayam Wuruk, Jakarta, Jumat, 28 September 2018. Dewan juri akan memilih satu dari 38 finalis yang bakal meneruskan tugas Putri Pariwisata Indonesia 2017 Astari Indah Vernideani.

Tentu harapan pun mencuat kepada peraih gelar PPI 2018, seperi yang dilontarkan Staf Ahli Bidang Multikultural sekaligus Ketua Tim Calender of Event Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Esthy Reko Astuti. Mewakili Kemenpar, Esthy berharap finalis yang terpilih nanti dapat menjadi mempromosikan pariwisata Indonesia dan pariwisata di daerah, sesuai porsinya sebagai generasi milenial.

Menurut Esthi, pada umumnya generasi milenial tak bisa lepas dari dunia digital. Bahkan, bekalangan ini banyak survei yang menyebut dunia digital sebagai dunianya generasi muda. Karena itu, berkaitan dengan gelar PPI ini, maka siapaun pemenangnya harus dapat memperkenalkan kekayaan pariwisata Indoensia kepada dunia melalui dunia digital khususnya media sosial secara masif.

“Kalau putri ini emang kan usia mudia. Anak-anak muda itu kan trend-nya adalah menggunakan social media. Di kekuatannya di sosial media. Milenial sekarang itu kekuatannya di sosial media, karena trendnya teknologi sekarang ke sana. Seharusnya mereka punya peranan kuat,” kata Esthi, saat diwawancara tim liputan El John News, beberapa waktu lalu.

“Kalau kita punya event olah raga, peran dia promosinya ke sana. Begitu juga event-event olah raga itu yang sifatnya lebih ke inovasi dan memanfaatkan media digital itu juga bagus, seperti games,” tambah Esthi.

Esthi optimis sasarannya akan tepa, jika yang melakukan promosi adalah Putri Pariwisata Indonesia. Karena Putri binaan EL JOHN Pageants itu, memiliki follower yang tidak sedikit. Apalagi tahun ini, Putri Pariwisata Indonesia dan Putra Putri Pariwisata Nusantara akan disinergikan dengan Generasi Pesona Indonesia (GenPI), maka promosi melalui media sosial semakin kuat.

“Tapi kalau anak muda, mereka kan lebih banyak menggunakan digital yang menjadi andalan social media. Mereka itu seperti yang Pak Menteri bilang mereka adalah endorser apalagi Kementerian Pariwisata mempunyai Generasi Pesona Indonesia, Generasi Wonderful Indonesia jadi mereka harus bisa membuat komunitas, sebagai Generasi Pesona Indonesia,” ujar Esthy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *