Kementerian PUPR Targetkan Revitalisasi Pasar Johar Rampung Desember 2019
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan revitalisasi Pasar Johar di Kota Semarang, Jawa Tengah rampung pada Desember tahun ini. Pasar yang menjadi salah satu cagar budaya Kota Semarang ini, mulai direvitalisasi pada tahun Agustus tahun 2018 lalu.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meski direvitalisasi, kearifan lokal yang dimiliki pasar Johar ini tidak hilang, tujuannya untuk menarik kedatangan wisatawan.
“Konsep revitalisasi pasar disesuaikan dengan fungsi kota sebagai kota tujuan wisata dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan dengan melibatkan Pemerintah Daerah,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui, Pasar Johar harus direvitalisasi lantaran mengalami kebakaran pada tahun 2015 lalu. Revitalisasi ini dilakukan karena pasar yang dibangun tahun 1930-an ini menjadi aktivitas perekonomian di Kota Semarang.
Prinsip-prinsip pelestarian bangunan gedung cagar budaya menjadikan pegangan Kementerian PUPR dalam merevitalisasi Pasar Johar. Para pedagang diharapkan dapat secepatnya berjualan setelah revitalisasi selesai. Dipastikan para pedagang dengan kios barunya akan nyaman untuk berdagang. Tak hanya itu, pembeli juga dapat menjadikan Pasar Johar ini,sebagai pasar yang yang dipilih masyarakat untuk memenuhu kebutuhan.
Revitalisasi yang dilakukan Kementerian PUPR tetap mengedepankan prinsip-prinsip pelestarian bangunan gedung cagar budaya. Diharapkan dengan selesainya revitalisasi para pedagang dapat kembali berjualan dengan kondisi yang lebih nyaman. Pasar Johar nantinya juga dapat menjadi objek wisata Kota Semarang, terlebih lokasinya berdekatan dengan Kawasan Kota Tua Semarang yang saat ini juga tengah ditata oleh Kementerian PUPR.
Ruang lingkup pekerjaan yang dilakukan Kementerian PUPR berada di bagian tengah dan utara pasar dengan nilai kontrak konstruksi sebesar Rp 146,09 miliar dengan kontraktor adalah PT Nindya Karya. Pekerjaan yang dilakukan diantaranya adalah rehabilitasi bangunan, pekerjaan rangka atap lengkung, mekanikal elektrikal, pemasangan paving, pemasangan tegel los penjual daging, pengecatan rangka meja lapak, dan pembuatan bak kontrol drainase. Sementara revitalisasi bangunan depan pasar dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang.
Selain Pasar Johar, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya pada tahun 2018 juga telah memulai rehabilitasi dan revitalisasi bangunan pasar yang rusak yakni Pasar Atas, Bukittinggi, Pasar Aksara Medan dan Pasar Prawirotaman Yogyakarta.

