Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan Picu Inflasi di Sulsel

0
ptbberas130618-1

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi di provinsi Sulawesi Selatan sebesar 0,42% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 137,23.

Dari 5 kota IHK di Sulawesi Selatan, semua kota (Bulukumba, Watampone, Palopo, Parepare dan Makassar) mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Palopo sebesar 0,50 persen dengan nilai IHK sebesar 134,66 sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Parepare sebesar 0,03 persen dengan IHK sebesar 129,45.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah, menerangkan menjelang Ramadan kenaikan harga cenderung terjadi pada sejumlah bahan pokok. Kenaikan harga di pasaran seringkali sulit dikendalikan meski pemerintah telah melakukan sejumlah stimulus.

Laju inflasi disebabkan oleh naiknya harga pada enam kelompok pengeluaran yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga konsumen (IHK) pada kelompok bahan makanan (1,51%);  kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau (0,19%); kelompok sandang (0,18%); kelompok kesehatan (0,10%); kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga (0,05%); kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan (0,02%); sementara kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar deflasi (0,02%).

Yos menjelaskan laju inflasi tahun kalender (Januari-April 2019) Sulsel sebesar 0,99% dan laju inflasi April 2018 terhadap April 2019 (yoy) sebesar 3,33%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *