pemudik_motor.655x330

Kepolisian Republik Indonesia bakal menyiapkan pos pelayanan terpadu, atau chek poin bagi pengguna sepeda motor yang hendak pulang ke kampung halaman pada Lebaran Idul Fitri 2017.

“Ada 19 (pos pelayanan terpadu) di jalur Pantura dan jalur Selatan,” ujar Kepala Bidang Manajemen Operasional dan Rekayasa Lalu Lintas (Jemenopsrek) Korps Lalu Lintas Polri, Kombes Pol Darto Juhartono di Kampus Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 31 Mei 2017.

Fasilitas dalam rest area bagi kendaraan roda dua tentunya dilengkapi kantin, tempat salat dan tempat pijit bagi warga yang merasa kelelahan dalam berkendara.

“Ada pom bensin portable, sampai ada tempat pijitnya, ada mainan anak-anak. Kita kerjasama dengan pengusaha ada bengkel Honda dan Yamaha untuk kelengkapan publik,” ujarnya.

Kata Darto, dalam posko pelayanan terpadu akan ditempatkan jajaran anggota Kepolisian baik dari Mabes Polri, Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres) dan Kepolisian Sektor (Polsek) di masing-masing wilayah.

“Ada 15 sampai 20 personel yang disiapkan, secara bergantian,” ujarnya.

Darto menambahkan, jajaran anggota Kepolisian juga akan siaga di daerah rawan kecelakaan dan kemacetan baik jalur Pantura maupun jalur Selatan Pulau Jawa. Sehingga, ini menimalisir adanya penumpukan kendaraan.

“Kita tempatkan semua titik rawan kecelakaan dan kemacetan, kita siagakan personel Polri dan backup dari instansi lain,” katanya.

Kementerian Perhubungan memprediksi pemudik yang menggunakan motor untuk lebaran tahun ini meningkat.Pada tahun lalu, pemudik yang masuk Jawa Tengah sejumlah 6,47 juta jiwa, waktu itu jumlah yang salah satunya di tol Brebes exit (Brexit) menjadi kayak lautan mobil saat itu, namun data lebih mencengangkan diprediksi terjadi tahun ini, yang akan naik, jumlah pemudiknya menjadi 8,14 juta jiwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *