Ketua PSMTI DKI Jakarta 2025–2029 Suwarno Hardjo Setio Apresiasi Visi-Misi dan Program Helga Abraham

0
IMG_2258

Ketua terpilih Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) DKI Jakarta periode 2025–2029, Suwarno Hardjo Setio, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap gagasan, visi, dan semangat sosial yang ditunjukkan Helga Abraham, sebagai salah satu calon Ketua PSMTI DKI Jakarta dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VII yang dilangsungkan  di Kantor Sekretariat PSMTI DKI Jakarta, Jalan Kebon Jeruk III, Taman Sari, Jakarta Barat, pada Sabtu (31/5/2025).

Dalam pernyataannya usai terpilih, Suwarno menegaskan komitmennya untuk merangkul Helga dalam kepengurusan dan program-program sosial mendatang. Menurutnya, Helga merupakan sosok muda potensial yang memiliki banyak ide segar serta visi sosial yang kuat dan relevan dengan misi PSMTI.

“Tadi kita melihat Ibu Helga, dia punya wacana, visi-misinya itu sangat bagus,” ujar Setio.

“Saya juga akan mendukung. Nanti kita akan menarik dia untuk kita berkolaborasi. Supaya kita bisa maju bersama. Karena dia sangat potensial. Jadi kita bukannya untuk berseteru,” sambungnya.

Setio juga menekankan pentingnya regenerasi dalam tubuh organisasi sosial seperti PSMTI. Ia melihat sosok Helga sebagai generasi muda yang potensial dan sangat dibutuhkan untuk meneruskan semangat pelayanan kepada masyarakat, khususnya komunitas Tionghoa di Jakarta, sekaligus memperluas dampak sosial ke masyarakat luas.

“Karena dia lebih muda, .Kita kan sudah boleh dbilang waktunya pensiun juga. Jadi dengan Muprov ini, ya saya sangat bangga juga dengan mereka,” lanjutnya.

Ia juga menyampaikan harapan besar agar semangat kolaborasi ini bisa diwujudkan secara konkret, dengan pembagian peran yang saling mengisi dan memperkuat program kerja PSMTI ke depan.

“Karena dia banyak ide-ide yang bagus. Saya begitu dengar dia punya rencana, saya sangat bangga. Anak muda mempunyai pemikiran yang berjiwa sosial itu jarang,” tambah Setio.

Ketika ditanya apakah program yang digagas Helga sejalan dengan rencana kerja PSMTI di bawah kepemimpinannya, Suwarno menjawab dengan tegas bahwa arah pemikiran mereka berada di jalur yang sama. Ia menegaskan bahwa tujuan utama PSMTI adalah untuk bekerja bagi masyarakat, baik komunitas Tionghoa maupun masyarakat umum di Jakarta, melalui kegiatan sosial nyata.

“Kita di PSMTI bekerja untuk masyarakat. Prioritas pertama tentu untuk komunitas Tionghoa, namun kita juga menjangkau masyarakat luas,” ujarnya. “Rencana-rencana untuk kegiatan sosial sejauh ini sudah berjalan dengan baik,” tutur Setio.

Lebih lanjut, Suwarno menyampaikan bahwa program sosial PSMTI DKI Jakarta akan terus ditingkatkan. Ia menekankan perlunya menjangkau lebih banyak warga yang masih dalam kondisi kurang beruntung, terutama di wilayah-wilayah seperti Jakarta Timur dan Jakarta Utara, yang selama ini menjadi fokus pantauan organisasi.

“Tingkatkan, pasti kita tingkatkan. Karena orang yang tidak beruntung masih cukup banyak,” tegasnya. “Kita sebelum ini sudah mulai masuk ke Jakarta Timur, Jakarta Utara. Bagi orang-orang yang kurang beruntung, kita sudah mulai memantau. Untuk selanjutnya kita akan berbuat bagaimana.”

Seperti diketahui saat Musprov berlangsung, dua kandidat memaparkan visi-misi dan program yang akan dijalankan. Untuk visi-misi diusung Helga Abraham (Wakil Sekretaris Umum PSMTI) di antaranya meningkatkan kerja sama harmonis antara PSMTI DKI Jakarta dengan perkumpulan marga-marga, pemerintah, dan ormas lainnya.

Melanjutkan program-program dan kegiatan positif yang telah berjalan dengan baik di masa kepemimpinan sebelumnya, sambil melakukan evaluasi dan inovasi agar lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

Mendorong dan memfasilitasi peran aktif generasi muda Tionghoa dalam kegiatan organisasi melalui ruang-ruang kreasi, pelatihan, kepemimpinan, dan digitalisasi.

Sementara untuk program yang dijalankan, antara lain menjadikan PSMTI sebagai pusat kegiatan komunitas di MGK Office Tower yang menyediakan kelas budaya, seminar, dan ruang berkarya bagi generasi muda.

Perluasan program makanan bergizi dengan harga terjangkau, bekerja sama dengan UMKM lokal untuk menjangkau lebih banyak masyarakat

Menggelar  parade budaya, bazar UMKM, dan pertunjukan seni lintas generasi untuk memperkuat identitas budaya dan mempererat hubungan antar anggota komunitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *