Headline News

Ketua Umum PSMTI Himbau Warga Tionghoa Rayakan Imlek 2021 di Rumah

Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI)  David Herman Jaya mengeluarkan himbauan terkait perayaan tahun baru Imlek  yang jatuh pada tanggal 12 Februari 2021. Imbauan itu yakni, kepada warga Tionghoa Indonesia diminta untuk tidak merayakan Imlek di suatu tempat yang mengundang banyak orang untuk menghindari terjadinya klaster baru penularan Covid-19.

Untuk perayaan Imlek tahun ini Covid-19, cukup di rayakan di rumah dan perayaannya hanya dilakukan  oleh orang-orang yang  tinggal satu rumah.

“Kepada semua rekan-rekan Tionghoa, kita tetap jaga protokol kesehatan , stay di rumah tetapi makna imlek tidak hilang ialah kita harus tetap berbakti kepada orang tua supaya kita anjangsana. Tidak mesti pada harinya, karena Imlek adalah waktu yang cukup panjang ialah sampai Cap Go Meh ada waktu 15 hari. Kita bisa bergiliran, saya menghimbau, pesta-pesta suatu tempat  itu tidak perlu diadakan, supaya di rumah masing-masing aja tapi cukup dengan orang yang terbatas,” kata David, belum lama ini kepada tim liputan EL JOHN News.

Bagi yang ingin berdoa di Vihara,  David berharap warga Tionghoa tidak datang berduyun-duyun ke Vihara yang justru  berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19. Saat melakukan doa, wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.  Namun lebih baik, David menyarankan agar berdoa dari rumah saja.

“Kita berdoa Tuhan itu tau, di mana saja soal waktu. Jadi kita jangan berpacu dengan suatu keadaan karena kondisi yang berbeda. Jadi ikuti kondisi yang ada saja. Kita jangan berduyun-duyun, kita jangan semua ke Klenteng atau ke Vihara itu nanti jadi kurang baik efeknya,” ungkap David.

Untuk yang mau bersilaturahmi, David meminta warga Tionghoa memaksimalkan penggunaan teknologi komunikasi jarak jauh. Hal ini tidak menghilangkan makna Imlek dalam bersilaturahmi. David pun selama hampir setahun pandemi, banyak masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan teknologi tersebut untuk menunjang aktivitasnya.

“Imlek ialah momen  silaturahmi dengan kerabat, family dan saudara, tetapi saya imbau cukup dengan menggunakan zoom atau video call atau pakai WA call, apa saja lah yang kira-kita kita sudah menyatu dengan elektronik digital yang cukup canggih,” ujar CEO News Armada Group ini.

Kita menghimbau kita harus sebagai Tionghoa juga harus cukup istirahat, jaga kesehatan, semua ikuti protokol kesehatan  dan kita harus hidup yang tertib dan kita jaga imun kita biar kuat. Kalau imun kita kuat mudah-mudahan  dan saya yakin pasti kita tidak terjangkit Covid-19,” tambah David.

 Himbauan untuk warga Tionghoa Indonesia yang merayakan juga dilakukan David bersama jajarannya pengurus PSMTI yang dikemas dalam sebuah video berdurasi 3 menit 45 detik ini.  Video ini juga ditayangkan oleh EL JOHN TV di sela-sela siarannya sebelum perayaan Imlek dimulai.

 

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close