Kisah Sukses Desa Tembokrejo Kelola Sampah Plastik

0
memilah-sampah-2-768x512

Indonesia menempati peringkat kedua tertinggi sebagai salah satu negara dengan jumlah sampah plastik terbanyak, sekitar 87 persen dari 3,8 juta ton sampah plastik yang dibuang setiap tahun masuk ke laut. Itu artinya, setiap tahunnya Indonesia menyumbang 3,2 juta ton sampah plastik. Pemertitah terus bekerja keras untuk mengurangi penggunaan plastik, Desa Tembokrejo merupakan salah satu desa di kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, patut menjadi contoh daerah lain. Desa ini sukses mengelola sampah secara terpadu. Bahkan warga di desa ini juga digerakkan untuk mengubah perilaku menjadi peduli kebersihan.

Sekertaris Desa Tembokrejo Wendi Prasetyo Mengatakan, Dengan organisasi Non Pemerintah atau NGO dunia sistemiq melakukan pembinaan pengelolaan sampah terutama pengelolaan sampah plastik dan sampah rumah tangga setiap hari TPST Tembokrejo ini menerima sampah dari warga sekitar 10-12 Ton dari 9.000 kepala keluarga yang dilayani setiap harinya, warga juga di Edukasi untuk tidak membuang sampanh sembarangan bak sampah dari warga desa dikumpulkan kemudian dipilah.

“Perubahan yang dapat dirasakan oleh warga desa tembokrejo adalah lingkungan, lingkungan kita semakin bersih dan kawasan aliran sungai yang sebelumnya banyak sampah plastik dengan adanya program ini terutama dikawasan pesisir pantai didaerah Tembokrejo sudah terlihat yang sangat jauh lebih bersih dari sampah plastik.” Ungkap Wendi

Wendi Menambahkan, Kemudian sampah dipilah dari Organik dan Anorganik sampah yang Anorganik yang dari sampah plastik, Botol Plastik ini dikumpulkan kemudian dijual, sedangkan sampah Organik dikelolah menjadi kompos untuk Larva Nagot, Dengan 61 karyawan warga TPST Tembokrejo juga menambah penghasilan bagi warga desa.

“Pengelolaan sampah TPST Tembokrejo ini sudah ada sejak tahun 2007-2008 dilakukan dengan cara konvensional dan dengan secara profesional dilakukan pada tahun 2015 dan pada tahun 2018 kita kedatangan sistemiq kita berkembang lagi, sebelum nya kita melayani 400 kepala keluarga sekarang kita sudah melayani kurang lebih 9.000 kepala keluarga.” Imbuh Wendi

Andre KuncoroYekti Chief Delivery Officer Sistemiq Mengungkapkan, TPST Tembokrejo ini bertujuan untuk mengurangi pencermaran sampah plastik yang ada di desa tembokrejo dengan mengotipmalkan sampah plastik dalam pengembangan projek ini kami bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan kita juga mencari kabupaten yang cocok untuk dijadikan tempat projek yang kita laksanakan.

“Setalah kita bekerja sama dengan pemerintah untuk mencari kabupaten yang cocok untuk pengelolaan sampah bayuwangi kita kira cocok untuk kita tangani untuk mengelola sampah.” Ucap Andre

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *