Koleksi Coreta Indonesia Bersama Tiga Fashion Designer Indonesia Unjuk Gigi di New York
Empat fashion designer Indonesia unjuk gigi di di acara May Afternoon Tea “Fashion Show” yang dilangsungkan di di New York, Amerika Serikat, 10 Mei 2017 lalu. Acara ini merupakan hasil kolaborasi PTRI New York, United Nations Delegations Women’s Club (UNDWC) dan Indonesia Fashion Gallery-New York. Alhasil peragaan mahakarya Empat fashion designer Indonesia itu berhasil menghipnotis tamu undangan yang notabenya merupakan komunitas diplomat mancanegara.
Ke empat designer kondang tersebut yakni Alleira Batik yang menampilkan batik-batik nusantara, Anniesa Hasibuan dengan koleksi baju muslimnya , GF Golf Apparel serta asesoris Clo Bag dari Coreta Indonesia. Bahkan tas karya Coreta Indonesia menjadi pusat perhatian. Tas-tas tersebut begitu padu dengan balutan busana yang diperagakan oleh anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) PTRI New York dan UNDWC.
Promosi wastra nusantara dan designer Indonesia melalui acara ini telah tunjukkan bahwa batik/kain tradisional Indonesia tidak hanya digunakan untuk busana tradisional, namun juga untuk busana modern dengan gaya kontemporer, busana muslim hingga pakaian olah raga. Fashion show ini merupakan highlight dari acara Indonesia #Fashioculture 2017, yang menggabungkan antara fesyen dengan budaya Indonesia.
Presiden UNDWC Madame Soad Al-Otaibi menyambut baik acara ini. Menurut Madame melalui acara ini, Indonesia harus bangga bangga karena memiliki keanekaragaman budaya yang mempesona.
Dubes Dian Triansyah Djani, Wakil Tetap Indonesia pada PBB, menyatakan acara ini memiliki multi efek yang menguntungkan bagi Indonesia, pasalnya bukan hanya busana karya dalam negeri saja namun juga acara tersebut dapat mempromosikan daerah wisata Indonesia, antara lain Papua Barat, Tana Toraja, Nusa Tenggara, dan Magelang.
Acara yang dihadiri oleh ratusan penonton dari kalangan diplomatik, media massa, dan pencinta mode dari berbagai negara ini dihibur dengan tari Pendet dan musik tradisional Indonesia yang turut memeriahkan acara #fashioculture2017 ini. Peragaan busana dan pengenalan budaya ini juga digunakan menghidangkan berbagai makanan khas Indonesia, seperti onde-onde, getuk lindri, sate ayam, somay, rempeyek kacang dan es teler, yang diapresiasi masyarakat New York.
https://www.youtube.com/watch?v=TLVxxm7JjwI
