Kompetisi Robotik Tingkat Madrasah 2019 Diikuti 300 Siswa

0
1170-x-800-2

Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jendral pendidikan islam Kementrian Agama Republik Indonesia menggelar ajang robotik tingkat madrasah 2019 di Grand City Mall Surabaya Jawa Timur, Acara ini dihadiri oleh Sekertaris Jendral Kementerian Agama Republik Indonesia M, Nurcholis Setiawan medampingi kompetisi robotik tingkat madrasah dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan ini sekertaris jendral kementerian agama ri M Nur Kholis Setiawan memberi sambutan dan menyematkan indentitas peserta perwakilan sebagai ajang dimulainya kompetisi Robotik Madrasah 2019, Kompetisi yang digelar tiap tahun sejak 2015 ini diikuti oleh 300 siswa-siswi madrasah mulai dari jenjang madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah, dan madrasah aliyah.

300 siswsa-siswi ini terbagi 150 team dengan 2 jumlah peserta setiap timnya kategori yang di kompetisikan diantaranya adalah kategori rancang bangun mesin otomatis untuk jenjang madrasah ibtidaiyah, kategoti rancang bangun mesin otomatis dan robot pemilah sampah untuk jenjang madrasah tsanawiyah.

Untuk kategori rancang bangung mesin otomatis peserta diminta menciptakan robot dengan tema mesin green energy, sedangkan di kategori robot pemilah sampah peserta diminta membuat mobile robot yang memiliki fungsi memilah jenis sampah dan meletakan sampah yang sesuai dengan jenisnya, sementara kategori robot pedeteksi lingkungan dengan internet EOT di tugaskan untuk menciptakan robot untuk masalah lingkungan yang berguna untuk mendeteksi masalah temperatur warna dan kelembapan udara,

kompetisi robot tingkat madrasah ini mengambil tema “Robot Penyelamat Bumi” dengan energy hijau dan isu isu lingkungan mengajarkan siswa-siswi sadar dengan keselamatan bumi dan lingkungan serta berkreasi menciptakan robot turut menyelamatkan bumi dan lingkungan sekitar dari kerusakan.

M Nur Kholis Setiawan memberi apresasi setelah tereselenggara nya kompetisi robotik madrasah yang digelar setiap tahunya ini, diharapkan anak-anak madrasah jauh lebih siap dengan dinamika tantangan jaman menunjukan kemampuan nya,

“Madrasah saya harap bisa jauh lebih baik dengan dinamika tantangan jamannya kemudian anak-anak madrasah menunjukan bukan hanya mereka setara dengan satuan pendidikan di tempat yang lain, justru mereka memiliki unggul-unggulan yang kompetitif yang luar biasa” ungkap M Nur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *