Korlantas Polri:Sistem One Way Akan Dilakukan Saat Arus Mudik Lebaran 2025

0
MRR09723-1536x1024

Menyambut musim mudik Lebaran 2025, Korlantas Mabes Polri mengumumkan sejumlah kebijakan strategis untuk mengatur arus lalu lintas, khususnya di jalan tol, guna mengatasi lonjakan kendaraan yang diprediksi akan meningkat signifikan. Salah satu kebijakan utama yang akan diberlakukan adalah sistem one way di sejumlah ruas jalan tol pada saat arus mudik, terutama jika volume kendaraan sudah mencapai batas maksimal yang ditentukan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Korlantas Mabes Polri, Irjen Agus Suryonugroho, di Solo belum lama ini.

“Sistem one way akan diberlakukan apabila arus lalu lintas padat dan sudah mencapai kapasitas kendaraan yang maksimal. Ini untuk menjaga kelancaran dan menghindari kemacetan panjang yang dapat mengganggu perjalanan pemudik,” ujar Agus. Ia menambahkan bahwa pemberlakuan sistem ini akan dilakukan secara fleksibel, bergantung pada situasi di lapangan.

Selain itu, untuk memberikan kemudahan bagi para pengendara, Korlantas Polri juga bekerja sama dengan pihak terkait untuk memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen bagi kendaraan yang melintas di jalan tol pada periode mudik. Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan biaya perjalanan dan mempercepat arus lalu lintas selama musim mudik Lebaran 2025.

Sebagai langkah persiapan, Korlantas bersama Kementerian Perhubungan, PUPR, dan Jasa Raharja telah melakukan survei menyeluruh di jalur-jalur utama yang diprediksi akan padat selama mudik Lebaran. “Kami sudah melakukan survei ke berbagai lokasi strategis, seperti Pelabuhan Merak, tempat wisata di Jawa Timur, dan beberapa titik lainnya. Pagi ini, kami juga sudah mengarah ke Jawa Tengah, dan pengecekan akan dilanjutkan ke Jawa Barat. Kami telah menyamakan persepsi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Dirlantas Polda Jateng dan Yogyakarta,” ujar Agus.

Salah satu jalur yang diperkirakan akan menjadi primadona bagi para pemudik adalah jalan tol fungsional Solo-Jogja. “Kami memperkirakan bahwa jalan tol Solo-Jogja akan menjadi jalur yang paling banyak dilalui oleh pemudik. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan skenario untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di sana,” ungkap Agus.

Untuk memudahkan pengelolaan arus mudik, Korlantas Polri juga akan membagi tugas pengaturan lalu lintas dalam tiga klaster utama:

  1. Ruas tol
  2. Jalan nasional
  3. Lokasi wisata

Pada klaster jalan tol, pemberlakuan sistem one way akan diterapkan di beberapa titik jika jumlah kendaraan sudah melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Di antaranya adalah Cikatama (Cikampek Utama), yang akan diberlakukan sistem one way setelah jumlah kendaraan mencapai sekitar 6.000 unit. Sementara itu, di Tol Kalikangkung, sistem one way lokal akan diberlakukan apabila kendaraan mencapai angka 4.000 unit.

Untuk klaster jalan nasional, Korlantas Polri akan menempatkan pos pengamanan dan pos terpadu untuk memantau arus lalu lintas dan mengantisipasi kendaraan roda dua yang melintas. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan kesiapan jalur-jalur yang dilalui pemudik.

Selain itu, pada klaster lokasi wisata, pihak Korlantas juga akan menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan di titik-titik yang berpotensi padat, seperti di kawasan wisata. “Kami telah merancang berbagai skenario untuk mengatur arus kendaraan yang menuju ke lokasi wisata, supaya pemudik dapat menikmati perjalanan mereka dengan aman dan nyaman,” tambah Agus.

Dengan berbagai kebijakan dan upaya persiapan ini, Korlantas Polri berharap bahwa arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat. Semua langkah ini akan diterapkan sesuai dengan situasi di lapangan, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan para pemudik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *