BusinessLifestyleSportsTourism

Kru Singapore Airline Group Akan Dimanjakan Wisata Golf Berstandar Internasional di Batam

Cara menarik wisatawan semakin beranekaragam, kali ini Kota Batam mendorong kunjungan dengan cara yang asing. Dengan mengundang pilot dan cabin crew sekitar 100 orang dari maskapai yang punya nama besar di dunia yaitu Singapore Airline Group (SAG). Mereka akan menjajal kebolehan dalam bermain golf di dua golf course sekaligus.

Kedatangan kru Singapore Airline juga turut mengundang SilkAir yang merupakan anak perusahaan dari Singapore Airline Group. Untuk waktunya adalah dilakukan pada weekdays. Terpikatnya para kru yang berasal dari salah satu maskapai yang masuk ranking 1 Asia versi Trip Advisor tersebut memang tidak mudah, namun siapa yang tidak mau bermain di lapangan golf kelas atas? Apalagi sudah langganan menggelar event internasional dengan disajikan panorama keindahan alam sudah menimbulkan ketertarikan.

“Bagi Singaporean, itu adalah surga. Apalagi cost bermain golf di Batam jauh lebih murah dari Singapura. Dan orang-orang di Batam lebih ramah,” tutur GM Batam View Beach & Resort Andy Fong.

Selain disajikan menariknya bermain golf di Batam, mereka juga disajikan hiburan yang dahsyat dimana akan dijamu dengan Welcome Dinner yang mewah beserta live music. Lalu sebelum pulang ke Singapura akan diberikan closing lunch yang akan menimbulkan kenangan bagi para kru SAG.

Kegiatan tersebut juga di support oleh Kementerian Pariwisata, namun apakah seimbang dengan pengeluaran?

“Saya mengadaptasi ilmunya Menpar Arief Yahya. Ada cross selling yang dilakukan. Kami mengambil return dari makanan, minuman, paket wisata, dan services lainnya,” jelas Andy.

Ini merupakan langkah preventif bagi Andy untuk mengantisipasi hotel kosong saat weekdays. Okupansi rendah harus ditanggulangi, lebih baik memilih mengeluarkan cost ekstra untuk memberikan hiburan dan layanan prima bagi wisatawan. Lagipula jika  hotel kosong cost tetap berjalan.

“Jadi biar break even sekalipun, tetap kami lakukan dengan penjualan paket wisata golf superkompetitif. Karena saat mereka puas, semua akan bercerita ke koleganya di Singapura. Mereka jadi endorser sekaligus repeater tourism ke Batam. Nah, makin lama, Batam makin populer, makin ramai, makin terjangkau dan menjadi basic need Singaporean,” tambah Andy.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara yaitu Esthy Reko Astuti  mengapresiasi upaya pelaku usaha di Batam tersebut. Dukungan pun akan siap diberikan untuk membackup kegiatan crossborder tourism di Batam.

“Acara golf di Batam itu punya potensi mendatangkan banyak wisman dari Singapura dan Malaysia. Kita akan create Batam sebagai surganya golf dengan balutan dinner dan show, spa, shopping, serious tournament, friendly visit dan weekly golfing,” jelas Esthy.

Untuk event golf sudah banyak agenda yang sedang dirancang. Dari mulai Ladies Golf Open Nongsa Batam, 16-17juli 2017, Nations Independant Day Celebration Friendly Golf Tournament, 31 Agustus 2017, hingga acara unggulan Nongsa Cup Golf Tournanent, 29-30 October 2017, semua sudah siap menggoda wisman.

“Ada peluang besar yang bisa digaet dari pasar SIngapura. Pertama, golf merupakan cabang olahraga populer di kalangan masyarakat kelas atas di Singapura. Spending money nya sangat besar. Ini sangat mungkin kita ambil karena lapangan golf berkualitas di Singapura jumlahnya terbatas,” papar Esthy.

Menpar Arief Yahya ikut pula mengapresiasi pelaku yang membuat pancingan crossborder tourism lewat wisata golf. Dengan penjualan paket wisata golf supermurah, akan segera bermunculan booming pariwisata di Batam sehingga akan memicu dibuatnya segala macam atraksi penunjang wisata.

“Inilah yang saya sebut sharing economy. Di tourism akan terjadi More For Less, You Get More You Pay Less,” kata Arief Yahya.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button