LRT Jabodebek Tambah Perjalanan untuk Tingkatkan Pelayanan

0
4cc8551c57badefea40462d74c923543 (1)

Mulai 1 Maret 2024, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menambahkan 44 perjalanan LRT Jabodebek pada hari kerja (weekday), sehingga menjadi 308 perjalanan setiap harinya pada weekday atau meningkat 16% jika dibandingkan periode sebelumnya.

Selain itu, penambahan jumlah perjalanan LRT Jabodebek juga dilakukan pada akhir pekan (weekend), di mana akan menjadi 260 perjalanan dari sebelumnya hanya 240 perjalanan.

Penambahan perjalanan ini bertujuan untuk meningkatkan layanan terhadap para pengguna LRT. Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono mengatakan, penambahan ini juga didasari tren jumlah pengguna yang semakin meningkat.

“KAI melihat bahwa sejak bulan Desember tahun lalu, ada pertumbuhan jumlah pengguna LRT Jabodebek, terutama pada saat hari kerja (weekday),” ungkap Mahendro.

KAI mencatat, jumlah pengguna LRT Jabodebek pada bulan Desember 2023 mencapai 1.029.686 pengguna. Sedangkan, pada bulan Januari dan Februari 2024, telah terjadi peningkatan jumlah pengguna menjadi sebanyak 1.200.399 pengguna (Januari) dan 1.202.087 pengguna (28 Februari).

Dengan pertumbuhan jumlah pengguna ini, menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin dipercaya oleh masyarakat sebagai moda transportasi harian. Dengan berbagai perbaikan yang telah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, KAI serta stakeholders terkait, LRT Jabodebek berhasil menjawab keinginan dan kebutuhan para penggunanya.

“Penambahan jumlah perjalanan itu membuat waktu tunggu antar kereta (headway) menjadi lebih singkat. Per 1 Maret nanti, headway LRT Jabodebek akan menjadi 6 menit pada lintas Cawang – Dukuh Atas dan 12,5 menit pada lintas Harjamukti – Cawang serta Jatimulya – Cawang,” kata Mahendro.

KAI berharap dengan penambahan jumlah perjalanan ini, minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek juga semakin meningkat. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang ingin semakin banyak masyarakat yang beralih dari transportasi pribadi ke LRT Jabodebek sehingga dapat mengurangi kemacetan serta polusi udara di ibu kota dan sekitarnya. (Sumber: KAI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *