Luhut Optimis Target 20 Juta Wisman Akan Terpenuhi
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Luhut B. Panjaitan melambaikan tangannya usai memberikan keterangan kepada wartawan di kantornya di Jakarta, Kamis (19/11). dalam keterangannya ia membantah keterlibatan dirinya terkait kasus saham kosong PT Freeport Indonesia. Kompas/wisnu widiantoro 19-11-2015
Target pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dalam menarik kunjungan wisatawan mancangegara (wisman) sebesar 20 juta wisman bukan perkara mudah, dibutuhkan kerja keras dan team work untuk mencapai target tersebut. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur di lokasi destinasi wisata harus benar-benar diperhatikan agar dapat memudahkan mendatangkan wisman
Namun Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan optimis jumlah 20 juta wisman dapat tercapai. Bahkan Luhur menyebut hal ini bukan yang mustahil untuk memenuhi target tersebut. Apalagi kini peringkat Indonesia di Invesment Grade Indonesia mengalami peningkatan.
“Indonesia menurut Standard & Poors telah naik peringkatnya menjadi layak investasi. Ini menunjukkan iklim investasi sangat baik dan peluang ini sudah dimanfaatkan investor. Kita harus bangga. Ini pencapaian luar biasa,” kata Luhut dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/7/2017).
Luhut yakin dengan penilaian Standard & Poors tersebut, sektor pariwisata di dalam negeri akan terus mengalami peningkatan positif baik dari investasi infrastruktur pariwisata, jumlah kunjungan, lama kunjungan, sampai jumlah uang yang dikeluarkan wisatawan.
“Kemungkinan target kunjungan 20 juta wisatawan bisa tercapai lebih cepat bila trennya terus seperti ini,” kata mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan tersebut.
Luhut pun mengingatkan, untuk mencapai target itu, langkah terpenting selanjutnya adalah pengelolaan tempat wisata dengan lebih baik dan efisien.
“Pariwisata sangat bisa dijual disini. Budaya juga sangat penting serta partisipasi masyarakat. Semua ini harus terintegrasi. Ini harus diperhatikan bersama-sama,” tutup Luhut.
