Malam Apresiasi Jakpreneur Fest 2021, Gubernur Anies: Target UMKM Baru Di Jakarta Terlampaui

0
1malam20211024213327

Memperingati puncak pelaksanaan rangkaian kegiatan Jakpreneur Fest 2021, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies  Baswedan, menghadiri Malam Apresiasi dan Pemberian Penghargaan Jakpreneur of the Year di Museum Bank Mandiri, Jakarta Barat,  Minggu (24/10/2021). Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki, dan jajaran kolaborator  Jakpreneur DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Gubernur Anies menjelaskan terkait tantangan UMKM di tengah pandemi. Pandemi ini juga menjadi kesempatan bagi  pelaku UMKM untuk memulai kembali, sehingga memerlukan pembentukan ekosistem yang sehat dan pembinaan yang baik.

“Pandemi ini tak ada yang menduga, tetapi ini menjadi sebuah kesempatan bagi kita untuk me-restrart, mulai dari awal. Kami di Jakarta  memegang teguh bahwa kita tak akan mengecilkan yang besar, tapi membesarkan yang kecil dengan ekosistem usaha yang sehat dan proses  pembinaan yang baik agar UMKM dapat berkembang,” ucap Gubernur Anies.

Maka dari itu, Pemprov DKI Jakarta menginisiasi Jakpreneur yang menjadi janji dan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka  Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov DKI Jakarta, saat itu ditargetkan ada 44 pusat pendampingan UMKM di setiap Kecamatan di DKI  Jakarta yang dapat menghadirkan 200.000 wirausaha baru. Kini, target tersebut terlampaui.

“Alhamdulillah, target tersebut tidak hanya tercapai, tetapi malah terlampaui, yakni ada 281.000 anggotanya. Ini kolaborasi luar biasa,  mereka menjadi mitra bekerja bersama kita,” jelas Gubernur Anies.

Berdasarkan data per 21 Oktober 2021, terdapat 281.812 peserta yang terdaftar dalam program Jakpreneur, tersebar di lima wilayah Kota  dan satu Kabupaten Administrasi.

“Pada kesempatan malam apresiasi ini, kami berharap di dalam kegiatan malam ini kita berikan penghargaan kepada pribadi-pribadi yang  dapat dijadikan contoh, karena menjadi entrepreneur tidak ada pesimistis, ciri khasnya selalu bisa melihat kesempatan dalam kesempitan  dan energi positif ini kita ingin tumbuhkan lebih jauh. Bukan hanya secara karya tapi optimisimenya,” terangnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki, menjelaskan tantangan ke depan yang harus dihadapi  UMKM adalah menggerakkan perekonomian, baik di masa pandemi maupun pascapandemi. Teten menyebut bahwa pihaknya akan  mendukung program-program pengembangan UMKM salah satunya Jakpreneur. Terlebih, UMKM harus segera bertransformasi agar  memiliki daya saing, baik di level nasional maupun internasional.

“Ke depan setelah pandemi teratasi, kita harus segera menyiapkan transformasi UMKM, karena tidak bisa terus-menerus ekonomi kita  dibangun usaha mikro. Kita harus meningkatkan daya saing UMKM kita supaya lebih produktif, kreatif dan ekonomis, sehingga kita bisa  bangun ekonomi nasional berbasis ekonomi rakyat dan Jakpreneur ini telah menghasilkan wirausahawan baru yang kita perlu tingkatkan  bersama-sama, target kita men-scaling up UMKM,” tandasnya.Selain memberikan Jakpreneur of The Year yang dianugrahakan kepada UMKM Suwe Ora Jamu, acara ini juga menjadi kesempatan untuk  penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan e-commerce Shoppe. Kerja sama ini termasuk:

– Pertukaran data dan informasi dalam rangka pelatihan, pembinaan, dan pendampingan untuk UMKM Jakarta menuju ekspor. Shopee akan  menyelenggarakan pelatihan, pendidikan, dan workshop terkait ekspor.

– Melakukan penyaluran modal untuk pelaku usaha berupa voucher toko, voucher iklan, program gratis yang diberikan, hingga promosi. (Sumber PPID DKI Jakarta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *