Lifestyle

Manfaat si manis dalam kehidupan anda

a. maduasli

Madu adalah cairan yang menyerupai sirup, madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Jika Tawon madu sudah berada dalam sarang nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat pada abdomen dan dikunyah dikerjakan bersama tawon lain, jika nektar sudah halus ditempatkan pada sel, jika sel sudah penuh akan ditutup dan terjadi fermentasi. Rasa manis madu disebapkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa, dan memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula.

Madu memiliki ciri-ciri kimia yang menarik, dioleskan jika dipakai untuk pemanggangan. Madu memiliki rasa yang berbeda daripada gula dan pemanis lainnya. Kebanyakan mikroorganisme tidak bisa berkembang di dalam madu karena rendahnya aktivitas air yang hanya 0.6. Sejarah penggunaan madu oleh manusia sudah cukup panjang. Dari dulu manusia menggunakan madu untuk makanan dan minuman sebagai pemanis atau perasa. Aroma madu bergantung pada sumber nektar yang diambil lebah.

Secara alami ada dua macam Madu yaitu madu berwarna putih dan berwarna hitam. Madu yang tersebut disini adalah madu dari lebah liar bukan dari peternakan atau penangkaran. Madu hitam banyak memiliki khasiat tingkat tinggi untuk pengobatan, sebab selain mengandung gula juga mengandung zat besi yang besar. Sebelum antibiotik ditemukan di tahun 1930-an, madu masih digunakan dalam perawatan berbagai penyakit. Dengan beralihnya manusia ke pengobatan modern, madu kian tersisih perannya.

Belakangan ini ketika banyak bakteri menjadi resisten terhadap obat-obatan, banyak orang “kembali ke alam” dengan memanfaatkan madu dalam pengobatan. Madu banyak mengandung nutrisi dan membuatnya menjadi bahan pemanis yang terbaik untuk kesehatan tubuh kita. Madu mengandung kadar air, mineral, karbohidrat dan vitamin tinggi, termasuk juga asam pantotenat, riboflavin, kalsium, niacin, magnesium, kalium, tembaga, besi, seng dan mangan. Jadi madu memang kaya akan nutrisi, enzim dan kandungan antioksidan.

Madu memiliki sifat yang unik, sebagai pemanis madu lebih mudah diserap oleh tubuh daripada gula artinya madu lebih muda menjadi energi didalam tubuh manusia hal ini disebabkan karena madu dapat langsung diproses menjadi glukogen sedangkan gula masih memerlukan enzin percernaan didalam usus, nah rahasia untuk dietnya adalah fakta bahwa madu 40 persen memiliki kalori lebih rendah dibanding gula pasir meski memberi energi lebih besar daripada gula pasir sehingga madu 40 persen lebih tidak menyebabkan berat badan dibanding gula pasir.

Madu selama berabad-abad telah digunakan untuk perawatan luka dan borok. Madu berisi glukosa dan enzim yang disebut oksidase glukosa. Pada kondisi yang tepat, oksidase glukosa dapat memecah glukosa madu menjadi hidrogen peroksida, zat yang bersifat antiseptik kuat. Madu dalam kemasan tidak dapat melakukan reaksi ini. Untuk menjadi aktif dan mengurai glukosa madu, oksidase glukosa memerlukan lingkungan dengan pH 5,5-8,0 dan natrium.

PH madu murni yang berkisar antara 3,2 dan 4,5 terlalu rendah untuk mengaktifkan enzim. Kulit dan cairan tubuh (misalnya darah) memiliki pH relatif tinggi dan mengandung natrium sehingga memberikan kondisi yang tepat untuk pembentukan hidrogen peroksida. Madu sangat efektif untuk penyakit pernapasan. Sebuah studi di Bulgaria pada hampir 18.000 pasien menemukan bahwa madu membantu mengatasi bronkitis kronis, bronkitis asma, rinitis kronis, alergi dan sinusitis. Madu adalah obat yang efektif untuk pilek, flu, dan infeksi pernapasan. Keep Helathy ya. (arf)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button