Headline NewsLifestylePageants

Martinus Johnnie Sugiarto Berharap Finalis MCI 2021 Dapat Menjaga Sikap

Founder Yayasan EL JOHN Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto berharap para finalis Miss Earth Indonesia 2021 untuk memberikan attitude yang baik sebagai keturunan suku Tionghoa di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tokoh Pariwisata Nasional itu, saat menyampaikan pembekalannya di karantina virtual ketiga yang disiarkan langsung oleh EL JOHN TV Rabu (16/6/2021).

Pembekalan kali ini,  mengangkat materi tentang attitude atau sikap. Ia mengatakan suku Tionghoa sangat mengedepankan  attitude dalam kehidupannya.

“Di kalangan Tionghoa selalu orang mengatakan satu patah kamu boleh melakukan apa saja yang penting tanya kepada diri sendiri, apakah sikap dan perbuatan itu merugikan orang. Jika merugikan orang itu tanda ketidakbenaran. Jadi sikap kita, perbuatan kita tidak ada yang boleh merugikan orang. Kalau sampai sikap kita perbuatan kita merugikan orang, maka disitulah letak kesalahan yang kita perbuat,” kata Martinus Johnnie Sugiarto.

CEO EL JOHN Media ini mengungkapkan setinggi apapun pendidikan atau jabatan seseorang  tidak akan bermakna jika sikapnya  tidak baik.  Orang akan menilai rendah jika attitudenya jelek meski pendidikan yang dimiliki tinggi.

“Kita pernah, bahkan saya sendiri pernah mendapatkan karyawan yang IPK nya sudah 4 yang sudah banget. Kalau sudah sampai 4 itu kan pintar banget. Tetapi karena kepintaran dia, dia menjadi aneh, menjadi sombong. Kita mengajak dia bicara soal apa yang terjadi di lapangan tapi dia tidak mau tau. Mau hanya apa yang dipelajari. Nah dari situ lah saya berpendapat bahwa kecerdasan, IQ yang tinggi, IPK yang tinggi dalam kuliah bukanlah apa-apa, Jika tanpa sikap atau attitude yang baik,” kata Martinus Johnnie Sugiarto.

Martinus Johnnie Sugiarto menjelaskan bahwa sikap seseorang menentukan masa depannya. Artinya keputusan yang diambil akan menentukan yang terjadi kedepan. Keputusan tersebut merupakan dari sikap seseorang dan harus siap  apapun yang resikonya. Jika keputusan itu tepat dan baik, maka kelak seseorang tersebut akan menikmati buah yang manis.

“Contohnya beberapa bulan yang lalu, kalian memutuskan ajang pemilihan Miss Chinese Indonesia 2021 maka hari ini kalian berada di sini. Dan keputusan anda hari ini juga mempengaruhi masa depan anda. Apa pun setiap hari kita selalu mengambil keputusan-keputusan,” jelas Martinus Johnnie Sugiarto.

“Jadi apapun yang anda putuskan itu akan mempengaruhi masa depan anda. Hal-hal seperti itulah yang selalu saya ingatkan. Apapun yang anda putuskan hari ini akan menjadikan hasil sekian tahun kemudian,” tambahnya.

Dalam pembekalannya, Martinus Johnnie Sugiarto mengambil kutipan dari orang yang menjadi inspirasi dunia yakni Martin Luther King, Jr dan Brian Tracy. Kutipan dari Martin Luther King, Jr yakni ‘fungsi pendidikan adalah mengajar seseorang untuk berpikir intensif dan berpikir kritis, kecerdasan plus karakter, itu lah tujuan pendidikan sejati’

Sementara kutipan yang diambi dari Brian Tracy yakni ‘anda tidak dapat mengontrol apa yang terjadi anda. Tetapi anda dapat mengontrol sikap anda terhadap apa yang terjadi pada anda dan dalam hal itu, anda akan menguasai perubahan daripada membiarkan menguasai anda’.

 “Kalau anda katakan saya bisa mengontrol diri saya, besok saya akan datang tepat waktu tetapi Tuhan belum mengizinkan, lalu apa yang terjadi, ternyata besok pagi bangun tidur anda sakit tidak bisa mengerjakan itu, tidak bisa hadir di tempat itu. Nah hal-hal seperti ini sering terjadi pada orang yang merasa pada dirinya bisa mengontrol segala sesuatu, padahal segala sesuatu harus ada ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Tuhan itu adalah segala-galanya, Dia adalah penentu segalanya. Jadi kita tidak boleh takabur, kita tidak boleh menjadi sombong,” terangnya.

Pada kesempatan ini, Martinus Johnnie Sugiarto juga menyampaikan quote of the day yang ditulis untuk menjadi inspirasi, yakni musuh besar kita sesungguhnya adalah ego kita. Ego yang tidak dapat diredam akan merugikan diri sendiri dan sulit untuk mencapai hasil akhir yang baik.

“Jadi dalam hidup kita ego kita itu yang paling besar, musuh kita, bagaimana kita menaklukan ego. Kalau kita tidak bisa menaklukan ego kita maka kita akan kemakan oleh ego itu sendiri, kita akan membayar mahal atas ego kita sendiri, kita bisa putus hubungan dengan teman bisnis, kita bisa putus relationship dengan banyak orang, itu hanya gara-gara ego yang sangat tinggi dan tidak mau saling mengalah,” tuturnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close