Eco TourismTourism

Masih ada surganya taman laut selain Raja Ampat yaitu Taman Laut Banda

Clouds of reef fish and corals, French frigate shoals, NWHI

Taman Laut Banda terletak di Kabupaten Maluku Tengah, di gugusan Pulau Neira, pulang Gunung Api, Pulau Sjahrir, dan Pulau Hatta. Tepatnya terletak di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku Tengah.   Untuk menuju lokasi dapat ditempuh dengan menumpang kapal feri dari kota Ambon selama satu malam. Taman-taman laut tersebut secara resmi telah ditetapkan sebagai Cagar Alam/ Taman Laut Banda dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 221/Kpts/Um/4/1977 tanggal 25 April 1977 seluas 2.500 ha.

Secara administratif Pemerintahan, Cagar Alam Taman Laut Banda ini termasuk ke dalam Kecamatan Banda, Kabupaten Daerah Tingkat II Maluku Tengah. Taman Laut Banda yang merupakan salah satu taman laut terindah di dunia memiliki 310 jenis karang pembentuk terumbu, sekitar 871 spesies ikan, serta populasi hiu dan kerapu, termasuk beberapa jenis ikan dan kerang purba yang disuakakan seperti ikan napoleon. Karena keindahannnya, pada tahun 2006 Taman Laut Banda dipilih menjadi Kawasan Warisan Dunia untuk surga bawah laut Indonesia.

Kepulauan Banda merupakan salah satu tujuan wisata Indonesia yang paling populer bagi para penyelam. Baik penyelam ahli maupun pemula. Semua dapat menyelam dari laguna dangkal di antara Bandaneira dan Gunung Api hingga ke dinding vertikal di Pulau Hatta. Kemanapun Anda pergi berkeliling di sini, maka akan menemukan pemandangan tropis yang menakjubkan, sejarah yang luar biasa, penduduk yang ramah, dan beragam terumbu karang yang masih alami. Scuba diving masih relatif baru di sini, tapi penyelam yang sudah ahli tidak harus bekerja keras untuk menemukan keindahannya.

Bawah laut sekitar Ambon dan pulau terdekat Saparua memiliki beberapa tempat menyelam dengan reputasi mendunia. Ketika Anda menjelajahi permukaan bawah laut maka Anda akan melihat segalanya mulai dari hiu, kura-kura besar, ikan napoleon wrasse, ikan kerapu raksasa, tuna, sinar mobula, cepluk redtooth, berbagai spesies ikan paus, lumba-lumba pemintal, dan kerabat dekat lobster besar, hingga ikan karang yang jinak atau ikan endemik lepu ambon. Taman laut Banda memiliki 350 spesies biota laut, termasuk berbagai jenis kerang purba yang saat ini hampir punah. Keindahan taman laut yang di dalamnya terdapat berbagai macam ikan, akan semakin memanjakan para penyelam.

Kegiatan wisata bahari di perairan Banda beraneka ragam, seperti melihat taman laut dari atas perahu, menyelam, memancing ikan tuna dan cakalang, melihat ikan paus, lumba-lumba, burung laut dan menyaksikan Arombai Manggurebe (Lomba Belang atau balap perahu). Musim kunjungan sebaiknya pada pada musim teduh (musim laut tidak berombak), yang terjadi pada bulan Maret, April, Mei, September, Oktober dan Nopember. wisatawan dapat mencoba sendiri menggunakan alat pancing untuk menangkap ikan tuna dan cakalang.

Makanan laut segar yang didatangkan langsung dari laut adalah menu terbaik di Banda. Pegawai penginapan akan menyajikan makanan seafood bagi Anda. Cicipilah ikan panggang khas Banda. Selain itu ada juga beberapa restoran kecil yang menyajikan beragam makanan Indonesia. Selama Anda berada di pulau rempah-rempah ini, jangan lewatkan untuk mencoba selai buah pala. Pala juga tersedia dalam bentuk makanan yang diawetkan berupa manisan pala dan irisan buah yang dikeringkan. Hidangan lokal lainnya termasuk terung isi dengan pasta almond dan ikan saus buah pala. Jika Anda bepergian bulan Desember cobalah buah angur yang terlihat seperti buah zaitun tetapi rasanya manis. Have Fun ya. (arf)

Show More

Related Articles

1 thought on “Masih ada surganya taman laut selain Raja Ampat yaitu Taman Laut Banda”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close