Megawati Membuka Tomohon International Flower Festival 2016
Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarno Putri datang langsung menghadiri acara pembukaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) ke-6 yang diselenggarakan pada hari Senin (8/8) bertempat di kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Pada kesempatan tersebut, Megawati didampingi oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw turut pula menyaksikan parade mobil bunga hias yang direncanakan akan mengikuti perlombaan karnaval mobil hias bertajuk Tournament of Flower dalam Tomohon International Flower Festival 2016.

Gubernur Sulawesi Utara dalam kata sambutannya menyatakan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Tomohon yang telah bekerja sangat keras menggelar kegiatan besar sekelas TIFF 2016 yang bertaraf internasional, guna menunjang perkembangan pariwisata di kota Tomohon dan tentunya juga Sulawesi Utara.
Turut hadir pula dalam acara pembukaan Tomohon International Flower Festival 2016 ini, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga, Sulawesi Utara, Rita Dondokambey Tamuntuan, Wakil Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga, Dr. Kartika Devi Kandouw Tanos, dan juga unsur Forkopimda Sulawesi Utara, Miss Earth Indonesia 2016, Andrea beserta tamu undangan lainnya.
Kunjungan Ke Gereja Sion di Tomohon
Sebelum datang menghadiri pembukaan TIFF 2016, Megawati Soekarnoputri sempat mengunjungi Gereja Sion di kota Tomohon, Sulawesi Utara, Senin (8/8) pagi.
Megawati berserta rombongan datang sekitar pukul 14.00 WITA, dan mendatangi Gereja Sion Tomohon yg berjarak sekitar 50 meter dari lokasi festival bunga tersebut. Gereja Sion Tomohon ini adalah tempat Presiden Soekarno membacakan pidato ketika menghadiri sidang sinode GMIM ke-23 tanggal 30 September 1957.
“Saya tiba ke Tomohon bagi melihat festival bunga, tetapi dibawa ke sini melihat dari dekat gereja dengan arsitektur bersejarah. Ayah aku pernah tiba ke sini, arsitekturnya masih tetap sama,” kata Megawati Soekarno Putri.
Di Gereja Sion, Megawati berpidato tentang Pancasila didampingi Ketua Sinode GMIM Pendeta HWB Sumakul.
