Mendag Lepas Ekspor Pinang ke Arab Saudi dan Bangladesh, Senilai Rp11,10 Miliar

0
KtdJY6shDcWr3OZVCT1lMOPdIdiIRKeZnfjqe4gs

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan secara simbolis melepas ekspor pinang PT Best Star Indonesia hari ini di gudang perusahaan di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, belum lama ini.

Ekspor tersebut terdiri dari 28 kontainer, dengan delapan kontainer menuju Arab Saudi dan 20 kontainer menuju Bangladesh, dengan total nilai mencapai USD 692 ribu atau setara Rp11,10 miliar.

Mendag Zulkifli Hasan menekankan bahwa Indonesia merupakan eksportir pinang terkemuka dunia, menyuplai 35 persen kebutuhan global untuk komoditas tersebut. “Pasar terbesar pinang ada di India, Arab Saudi, Bangladesh, dan Vietnam. Pelepasan ekspor hari ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas akses pasar bagi produk pinang Indonesia,” ungkapnya.

Pada acara tersebut, hadir juga Gubernur Jambi Al Haris, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi Kemas Fuad, serta Direktur Utama PT Best Star Indonesia Muhammad Andhika Sakali. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan adalah Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso, dan Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Miftah Farid.

Mendag Zulkifli Hasan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ekspor produk Indonesia ke pasar internasional. Dia juga mengapresiasi upaya PT Best Star Indonesia dalam meningkatkan ekspor pinang dari Jambi, Lampung, dan Bengkulu, dengan dukungan dari program pengembangan ekspor Kementerian Perdagangan.

Data ekspor pinang Indonesia periode Januari—Mei 2024 mencapai USD 49,1 juta, sementara pada tahun 2023 mencapai USD 127,39 juta dengan Iran sebagai tujuan ekspor terbesar (42,11 persen), diikuti India (14,82 persen), Tiongkok (10,81 persen), Bangladesh (9,41 persen), dan Malaysia (5,86 persen).

Pasar pinang global menunjukkan permintaan yang menjanjikan, dengan nilai impor dunia pada tahun 2023 mencapai USD 358,7 juta. Pemerintah terus berupaya membuka akses pasar melalui berbagai perjanjian perdagangan internasional dan mempromosikan produk Indonesia di ajang pameran dagang internasional, seperti Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 yang akan datang.

Mendag Zulkifli Hasan menekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan ekspor nasional melalui berbagai strategi, termasuk kerja sama perdagangan bebas dan promosi melalui platform dagang global. Dia menyatakan bahwa dialog aktif dengan negara mitra dan kegiatan promosi ekspor akan terus diintensifkan guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui sektor perdagangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *