Mendag Pastikan Sektor Perdagangan di Jakarta Tak Terganggu Jika Ibu Kota Dipindahkan

0
STABILITAS-HARGA-5

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mmenegaskan  pemindahan ibu kota tidak akan menggangu sektor perdagangan yang ada di Jakarta. Enggar pun memastikan sektor perdagangan di Jakarta akan berjalan normal meski nanti Jakarta tidak lagi mendapat predikat ibu kota.

Bahkan mantan Ketua Real Estate Indonesia (REI) ini yakin Jakarta tetap menjadi pusat perdagangan dan jasa di Indonesia.

“Enggak ada (dampak soal perpindahan Ibu Kota). Sebab Jakarta akan menjadi kota jasa sama seperti halnya, Washington dengan New York, lalu Melbourne dengan Canberra,” ujar Enggar di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin, 10 Juli 2017.

Terkait Palangkaraya, Kalimantan Tengah sebagai calon terkuat sebagai ibu kota, Enggar  mengaku belum mengetahui perkembangan perdagangan yang ada di Palangkaraya. Pasalnya kajian pemindahan ibukota yang dilakukan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) terhadap masih berjalan.

“Ya kami ikutin saja kan lagi dikaji sama Bappenas,” tutur dia.

Seperti diketahui, Bappenas tengah mengkaji pemindahan ibu kota. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memastikan pemindahan ibu kota  akan dilakukan di luar Pulau Jawa, jika rencana ini jadi terealisasi.

Hal ini dilakukan untuk pemerataan pembangunan antara Jawa dengan luar Jawa. Bappenas menargetkan kajian rampung akhir tahun 2017 dan kementerian mulai melakukan berbagai persiapan pada tahun 2018.

Jika rencana terealisasi, hanya pusat pemerintahan yang akan dipindah dari Jakarta. Sedangkan pusat perekonomian tetap berada di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *