Mengendarai Chopperland, Jokowi Tinjau Proyek Padat Karya

0
30415249_871708896351294_2026185929322332976_n

Usai meninjau sosialisasi cegah stunting di Puskesmas Bantar Gadung, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuju ke Kecamatan Bantar Gadung, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu pagi, 8 April 2018.

Di Puskesmas tersebut telah menanti komunitas motor yang akan menemani Presiden Jokowi meninjau 2 (dua) lokasi Padat Karya Tunai yang berlokasi di Desa Pasir Suren dan Desa Citarik, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Berbeda dengan kegiatan peninjauan padat karya tunai sebelumnya, kali ini Presiden Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memilih menaiki sepeda motor menuju lokasi.

Presiden memilih mengendarai sepeda motor Royal Enfield Bullet 350 cc, yang telah dimodifikasi bergaya Chopperland untuk menuju lokasi yang berjarak sekitar 30 kilometer itu.

Sebelum menaiki motor, Presiden yang menggenakan jaket jeans menyapa warga sekitar dan berbincang dengan anggota klub motor.

“Hari ini saya bersama kawan-kawan saya akan jalan kurang lebih 30 km. Tadi mintanya 600 km, saya enggak sanggup kalau 600 km. 30 km nanti sampai ke pantai di Pelabuhan Ratu,” kata Presiden sebelum menjalankan Chopperland.

Presiden juga menunjukkan kepada wartawan kelengkapan sepeda motornya seperti SIM (Surat Izin Mengemudi) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor).

“Ini spion ada, supaya enggak ramai nanti. Ritingnya ada, lampunya ada, nomornya ada, semuanya ada. SIM (Surat Izin Mengemudi) nya juga ada ini, komplet semua supaya semua tahu, ini SIM ada, kemudian BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) ada, STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) ada, apalagi masih kurang? Helm… sebentar lagi helm dipakai, ada semua,” ujar Presiden sembari menunjukkan perlengkapannya.

Mengenai tujuan kegiatannya, Presiden Jokowi mengaku akan mengecek Proyek Padat Karya di 2 (dua) desa.

“Saya ingin mengecek Padat Karya Tunai, biasanya pakai mobil, ini separuh jalan kita coba pakai sepeda motor,” tambah Presiden.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *