Menhub Harap Pembangunan Pelabuhan Gilimas Lombok Dikebut
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau lokasi pembangunan Pelabuhan Gilimas, di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), bersama jajaran Kementerian Perhubungan dan PT Pelindo III.
Peninjauan dijadikan Menhub untuk mengetahui bangunan apa saja yang sudah dikerjakan dan belum dikerjakan termasuk memberikan pernyataannya setelah meninjau pembangunan Pelabuhan Gilimas.
Dalam peninjauannya, Menhub meminta PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III mempercepat penyelesaian pembangunan Pelabuhan Gilimas, di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat agar permasalahan angkutan penyeberangan Bali-Lombok cepat teratasi.
“Dermaga kapal pesiar saya minta selesai pertengahan 2018, kemudian dermaga kapal kontainer Mei 2019. Tadinya mau selesai 2020, saya bilang cepetin saja biar tidak ada masalah,” kata Menhub di Lombok, Sabtu, 1 April 2017.
Menhub menilai Pelabuhan Lembar kewalahan menampung banyaknya kendaraan menyebarang, bahkan arus penyebrangan di Pelabuhan Lembar terus meningkat.
“Kapasitas Lembar kecil sekali. Kapal Legundi saja yang kapasitas 40 kendaraan sudah susah, apalagi kapal dengan kapasitas 200 kendaraan,” ujar Menhub.
Menhub memastikan pelabuhan Gilimas dapat menjadi solusi untuk mengatasi lonjakan penumpang yang hendak menyeberang. Selain itu Pelabuhan baru itu bisa mengintensifkan trafik yang selama ini menggunakan angkutan darat dari Surabaya ke Bali akan dipindahkan langsung ke Lombok menggunakan kapal “rool on rool” (roro).
“Sekarang ini kapal roro kapasitasnya hanya 40 kendaraan, kita upayakan satu roro bisa mengangkut sekaligus 200 kendaraan,” ucapnya pula.
Selain masalah trafik, kata Budi, keberadaan Pelabuhan Gilimas juga akan sangat membantu pengembangan pariwisata di NTB, terlebih Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Kabupaten Lombok Tengah, merupakan salah satu dari tiga destinasi wisata prioritas pemerintah, selain Danau Toba dan Candi Borobudur.
Pelabuhan Gilimas tidak hanya akan dimanfaatkan sebagai pelabuhan angkutan penumpang dan kontainer, tetapi juga sebagai tempat bersandarnya kapal-kapal pesiar yang membawa wisatawan dari berbagai negara.
“Jadi intinya, dengan dibangunnya Gilimas akan menyelesaikan tiga masalah, yakni kapal pesiar, roro dan logistic, “ sambung Menhub.
