Menteri Pariwisata (Menpar) berharap jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ( wisman) sebesar 1,5 juta wisman pada bulan Juli 2018 dapat dipertahankan setiap bulannya hingga akhir tahun. Jika hal itu dilakukan, maka target kunjungan wisman tahun ini, sebesar 17 juta kunjungan akan tercapai.
Bahkan Menpar menyebut angka 1,5 juta wisman dalam sebulan sudah melampaui angka psikologis.
“Juli sebanyak 1,5 juta wisatawan jadi total sudah sembilan juta wisman, kurang 7 juta lagi untuk memenuhi target tahun ini, makin confidence karena ini angka psikologis pertama yang terlampaui,” kata Menpar Arief Yahya di Jakarta, Jumat, 7 September 2018.
Bukan hanya target tahun ini saja yang tercpaai, namun angka target kunjungan wisman untuk tahun depan juga dapat dipenuhi.
Tahun ini ditetapkan target tinggi sebesar 17 juta kunjungan wisman, sementara tahun depan diperkiraka jumlah target naik menjadi antara 18 juta-20 juta wisman.
Menurut Menpar angka tersebut menunjukan kinerja pariwisata nasional sedang bergairah. Gempa yang terjadi di Lombok, tidak berdampak besar terhadap sektor pariwisata. Hanya saja ada pembatalan penerbangan ke Lombok dan daerah lain namun persentasenya tidak besar.
Yang cancel di Lombok beberapa hari itu sekitar 30 persen, misalnya yang melalui Jakarta ada 200.000 wisman dari negara-negara Asia turun menjadi 140.000 wisman,” ujarnya.
Bahkan, Menpar menyebut pariwisata Indonesia terbantukan dengan perhelatan Asian Games 2018 yang belum lama ini berakhir. Saat pesta olahraga terbesar di Asia itu berlangsung, ada 100.000 wisman yang datang. Mereka adalah para atler. Oficial dan suporter.
“Jadi total penurunan hanya sekitar 40.000 wisman,” katanya.
Indonesia, kata dia, juga diuntungkan dengan rencana digelarkan pertemuan IMF-World Bank di Bali pada Oktober mendatang.
Ia mengatakan ajang tersebut diperkirakan mampu menjaring 18.000-2.000 wisatawan high end dengan tingkat pengeluaran dua kali lipat lebih tinggi dari wisatawan reguler.
Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan kunjungan wisman menjadi 1,5 juta wisatawan pada Juli 2018 atau naik 16,57 persen dibanding Juni 2018 sebanyak 1,3 juta wisatawan.