Menpar: Pemerintah Tawarkan Kemudahan Untuk Investasi Pariwisata

0
Presiden RI Joko Widodo berbincang dengan menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan) saat melakukan kunjungan kerja ke Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Jateng, Jumat (29/1).

Presiden Joko Widodo berbincang dengan menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan) saat melakukan kunjungan kerja ke Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Jateng, Jumat (29/1). Kunjungan presiden Jokowi dalam rangka Rencana Pengembangan Destinasi Wisata Borobudur dan Badan Pengelola Pariwisata Borobudur. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/pd/16

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memastikan pemerintah akan memberikan jaminan kemudahan  kepada setiap investor yang berinvestasi di beberapa zona Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)  yang telah ditetapkan. Diketahui ada 11 KEK yang telah ditetapkan, yaitu KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan, KEK Sorong, KEK Morotai, KEK Bitung, KEK Palu, KEK Mandalika, KEK Tanjung Lesung, KEK Tanjung Kelayang, KEK Tanjung Api-Api, KEK Sei Mangkei, dan KEK Arun Lhokseumawe.

Menpar mengatakan saat ini pemerintah sedang mengebut  perbaikan infrastruktur di KEK. Infrastruktur itu meliputi bandar udara, jalan penunjang ke kawasan pariwisata, hingga pembangunan fasilitas-fasilitas penunjang lainnya. Perbaikan infrastruktur berperan penting menciptakan kemudahan bagi para investor.

“Kemudahan itu, terutama yang berada di economic zone,” kata Menpar, di Jakarta, Kamis 25 Mei 2017.

Tidak hanya infrastruktur, namun tata kelola kawasan wisata juga menjadi prioritas untuk diperbaiki. Hal ini mengaca pada kasus yang terjadi yakni  kerap munculnya  tumpang tindih regulasi yang membuat tata kelola menjadi kurang baik sehingga menyulitkan investor untuk melirik.
Menpar menyarankan agar sebuah kawasan wisata cukup dikelolah dengan satu otoritas saja. Hal ini akan memudahkan proses birokrasi dan tidak berbelit-belit dalam urusan birokrasi yang berkaitan dengan membangun industry pariwisata. Selain itu, kondisi tersebut juga akan   berpangaruh terhadap proses pengelolaan sebuah kawasan pariwisata.

“Soal kawasan Bunaken, nantinya akan kami rapatkan dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, supaya zona khusus wilayah tersebut bisa diselesaikan,” ungkapnya.

Seperti  diketahui investasi menjadi salah satu upaya diprioritaskan Presiden Jokowi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk investasi wisata pemerintah menargetkan nilai investasi mencapai US$ 1,7 miliar untuk tahun 2017,   baik yang berasal dari investor dalam negeri maupun luar negeri.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *