Meski Lebaran Sebulan Lagi, 12.000 Orang Sudah Daftar Angkut Motor Mudik Gratis

0
motor-diangkut-kereta

Kegiatan mudik gratis motor menggunakan moda transportasi kereta api diikuti dengan antusias warga. Hal itu terlihat dengan membeludaknya warga di Ibu kota Jakarta yang mendaftarkan diri mengikuti program ini untuk pulang ke kampung halaman.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Edi Kusworo, mengatakan, pada tahun ini pihaknya menyediakan kuota total 15.000 untuk angkutan mudik 2017 motor gratis ke sejumlah daerah di Tanah Air.

“Target slotnya ada 15.000-an. Dan Sampai hari ini sudah 12.000 orang mendaftar,” kata Edi di sela memantau kesiapan lintas jelang Lebaran di Stasiun Tawang Semarang, Senin malam, 22 Mei 2017.

Di banding 2016, lanjut Edi, ketersediaan angkutan mudik gratis yang diselenggarakan Direktorat Jenderal PT KAI naik sebanyak 4 ribu slot. Kondisi itu mengingat jumlah permintaan yang dari tahun ke tahun selalu meningkat tajam.

“Sekarang naiknya tinggi sekali. Dulunya hanya 11.000 dan tahun ini 15.000. Jadi memang diberikan kesempatan orang untuk tidak bawa motor agar aman di jalan saat arus mudik nanti,” kata Edi.

Edi menyebut secara resmi operasi Lebaran akan dimulai sejak H-10 hingga H+10 Lebaran atau pada 15 Juni 2017. Pada operasi itu, KAI melibatkan seluruh jajaran petugas di atas kereta, stasiun, perlintasan sebidang hingga daerah rawan.

Sebelum operasi Lebaran dimulai, Edi bersama rombongan Kementerian Perhubungan mulai mengecek sejumlah perlintasan dan stasiun-stasiun besar yang mengangkut para pemudik. Pengecekan difokuskan untuk daerah rawan karena faktor alam, non alam hingga perlintasan sebidang.

“Pada dasarnya PT KAI sudah siap menyelenggarakan operasi Lebaran ini. Namun, memang kami harus mengantisipasi banyak hal, seperti antisipasi daerah-daerah rawan, ” katanya

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta masyarakat yang ingin mudik dengan menggunakan sepeda motor untuk beralih menngikuti Program Angkutan Motor Gratis (Motis).

Melalui Motis, masyarakat tidak perlu menggunakan kendaraan bermotornya untuk mudik Lebaran. Harapannya, jumlah kendaraan roda dua dan angka kecelakaan di jalan saat mudik Lebaran dapat ditekan serta tingkat keselamatan meningkat.

“Jadi tidak perlu menggunakan motor, apalagi jaraknya jauh. Gunakanlah mudik gratis ini. Karena jumlah penumpang yang kita siapkan juga cukup signifikan. Ada kenaikan sebesar 57 persen jika dibandingkan dengan jumlah tahun lalu. Kalau ini bisa digunakan, kita harap akan membantu mengurangi kemacetan arus lalu lintas dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur,” jelasnya.

Budi mengatakan total anggaran yang dikeluarkan dalam melaksanakan program ini menyentuh angka Rp 90 miliar. Karena itu, dia berharap program tersebut bisa mengurangi jumlah kendaraan bermotor selama mudik Lebaran, meskipun ia tidak menyebut secara spesifik mengenai persentase pengurangan tersebut.

“Kalau doa saya sih nggak ada. Namun saya pikir dengan ini (adanya Program Motis) kita ingin mengurangi. Kalau persentase kita tidak bisa memastikan. Karena banyak faktor lain. Tapi yang pasti kita ingin mengurangi,” sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *