Mojang Jajaka Kota Bandung Harus Mampu Promosikan Pariwisata Lokal
Wakil Wali Kota Bandung berharap, Mojang dan Jajaka Kota Bandung dapat menjadi perwujudan dari generasi muda unggulan Jawa Barat yang dapat memerankan dirinya sebagai sosok ideal khususnya dalam gerakan kebudayaan dan kepariwisataan di Kota Bandung.
“Para Mojang Jajaka Kota Bandung harus bisa menjadi ikon sosok ideal generasi muda dan representasi citra positif dari segala aspeknya,” ucapnya di pembukaan malam puncak Pasanggiri Mojang Jajaka Kota Bandung yang di selenggarakan di Harris Hotel Convention Hall Festival Citylink Jalan Peta, Sabtu (27/10/2018).
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung, Dewi Kaniasari mengatakan, tahun ini sebanyak 98 laki-laki (Jajaka) dan perempuan (Mojang) telah mendaftar serta mengikuti seleksi. Selanjutnya tersaring menjadi sebanyak 24 Orang atau 12 Pasang.
“Mereka adalah pelajar, mahasiswa dan umum berusia 17-24 tahun, memiliki penampilan menarik serta wawasan luas terutama dalam hal Kebudayaan Sunda,” jelasnya.
Ia juga mengatakan Mojang dan Jajaka Kota Bandung adalah Duta Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung. Duta Pariwisata ini memiliki tugas untuk mempromosikan pariwisata.
“Oleh karenanya mereka harus bisa mengenal secara baik nilai Kebudayaan Sunda serta potensi potensi wisata di Kota Bandug agar nantinya bisa mereka promosikan pada turis domestik maupun mancanegara,” paparnya.
