Monumen Pesawat Tempur MiG-17 Fresco Berdiri Gagah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar
Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna meresmikan monumen pesawat tempur MiG-17 Fresco di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.
Monumen pesawat tempur MiG-17 Fresco dengan tail number 1126 itu berdiri megah tepat di area simpang lima arah pintu masuk Lanud Sultan Hasanuddin. Monumen itu juga dilengkapi dengan patung pilot sebagai sosok ksatria penerbang TNI Angkatan Udara.
Monumen pesawat tempur ini sengaja dibangun untuk mengenang kembali semangat perjuangan para ksatria TNI Angkatan Udara yang telah berhasil mempertahankan keutuhan NKRI terutama dalam merebut Irian Barat pada Operasi Trikora.
Dia menjelaskan peletakan pesawat tempur MiG 17 F itu pada posisi strategis jalan perbatasan antara Kota Makassar-Kabupaten Maros sebagai bentuk penghargaan karena andilnya cukup besar terhadap perjuangan mempertahankan kedaulatan NKRI serta semangat dirgantara.
“Monumen ini diharapkan sebagai pengingat serta bisa menjadi semangat yang inspiratif bagi para generasi muda penerus bangsa untuk mewarisi nilai-nilai perjuangan para pahlawan pendahulu kita,” paparnya.
Dalam sejarahnya, pada 1963 pesawat tempur MiG 17 Fresco kemudian dimasukkan ke satuan Kohanud dan pada 1963-1965 kembali berhasil melaksanakan tugas Operasi Dwikora, hingga pada 1984 pesawat tempur MiG-17 menjadi kebanggaan Indonesia.
Memasuki masa baktinya, pesawat itu kemudian diabadikan di museum pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala selanjutnya dijadikan monumen.
