Nakes dan Pasien di RS Wisma Atlet Jalani Upacara HUT RI ke-76 Dengan Khidmat

0
wisma-atlet3

Lapangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran  Jakarta Pusat pada tanggal 17 Agustus 2021, dipenuhi para tenaga kesehatan (Nakes), relawan dan pasien COVID-19. Mereka hadir di lapangan ini bukan untuk berkerumun melainkan sedang mengikuti upacara HUT ke-76 Kemerdekaan RI.

Tahun ini menjadi tahun kedua digelarnya upacara pengibaran bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI yang dilakukan para nakes, relawan dan pasien di Wisma Atlet.

Warna merah putih begitu terlihat menyala saat upacara ini, bukan hanya pada bendera namun juga pada baju hazmat yang dikenakan para nakes dan relawan. Mereka yang ikut di upacara ini ada yang memakai baju hazmat berwarna putih dan merah, sesuai dengan warna bendera Indonesia.

Para relawan dan pasien juga diberikan sepucuk bendera merah-putih yang digenggam selama upacara berlangsung.Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Koordinator Operasional RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Stafanus Dony.Upacara dimulai dengan mengheningkan cipta dan dilanjutkan dengan menaikan bendera merah putih sambil  menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam amanatnya, Dony mengucapkan rasa syukur saat ini pasien Covid-19 di Wisma Atlet terus berkurang. Menurunya tingkat keterisian wisma atlet tak lepas dari peran seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pasien hingga nakes, yang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Memang saat ini pasien-pasien yang terpapar di Wisma Atlet jumlah pasien yang dirawat inap sudah mulai menurun. Yang tadinya 7.000, tentunya ini andil besar dari masyarakat itu sendiri. Dalam menerapkan prokes, adanya vaksinasi, adanya kebijakan-kebijakan pemerintah, sehingga upaya untuk menurunkan jumlah orang yang terpapar ini semakin turun,” ujar Dony.

Dalam kesempatan ini, Dony menyampaikan apresiasinya kepada para nakes dan relawan di wisma altet yang telah bekerja keras dalam membantu penanganan pasien. Upaya tulus dari nakes dan relawan tersebut merupakan bagian dari merawat kemerdekaan dan hal tersebut menjadi hal yang membanggakan.

“Keterlibatan kita baik para Nakes dan relawan yang terlibat langsung dalam menangani pasien secara langsung itu suatu kesempatan yang membanggakan bagi kita. Kita laksanakan dengan tulus ikhlas di dalam membantu penanganan Covid-19 ini,” jelasnya.

Dia berharap ke depannya pandemi Covid-19 dapat lebih terkendali. Terkhusus, di RSDC Wisma Atlet, kini ha ya mengoperasikan tiga tower saja, yakni 5,6, dan 7, dimana Tower 3 sudah dikosongkan.

“Kalau kita empat tower tadinya keisi penuh sekarang tinggal 3 tower terisi, harapan kita mudah-mudahan semakin bertahap hingga akhirnya bisa selesai pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *