CultureDestinationHeadline News

Obama Nilai Candi Borobudur Sebagai Ikon Toleransi Umat Beragama

Mengawali  kunjungannya di Yogyakarta, Presiden Amerika Serikat (AS) ke 44 Barack Obama  mendatangi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu, 28 Juni 2017.  Obama datang ke salah satu keajaiban dunia ini bersama keluarga dan saudaranya.

Obama tiba di Candi Borobudur sekitar pukul 16.35 wib melalui pintu barat (Kenari). Kunjungan bekas orang nomer satu di AS itu hanya berlangsung kurang lebih 45 menit. Pada kunjungan tersebut, Obama bersama rombongan naik hingga puncak candi dengan didampingi Dirut PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Edy Setijono.

Kepada wartawan, Edy mengatakan Obama mengagumi  keindahan dan kemegahan Candi Borobudur .  Menurut Edy, Obama menilai Candi Borobudur sebagai simbol harmoni dan toleransi umat beragama di Indonesia. Hal itu terlihat dari sejarah  Candi Borobudur sebagai peradaban umat Budha. Namun Candi tersebut hingga saat ini,  masih terjaga keasriannya ditengah-tengah kehidupan umat Islam. Bahkan umat Islam-lah yang mejaga dan merawat Candi tersebut.

Selain itu figur yang pernah bersekolah di Menteng, Jakarta Pusat juga menceritakan masa kecilnya yang pernah mengunjungi Candi Borobodur. Kunjungannya kali ini merupakan kunjungan Obama ke dua kali sedangkan bagi keluarganya, ini kali pertama mereka ke Candi Buddha terbesar di dunia tersebut.

“Obama sangat terkesan. Ini kunjungan kedua. Saat kecil pernah ke Borobudur dan sekarang datang lagi bersama keluarganya. Ini sngat indah dan merupakan simbol toleransi,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut Obama tidak sampai menyaksikam matahati tenggelam karena sudah keburu turun. Edy berharap kunjungan Obama ini akan berdampak baik bagi pariwisata Borobodur. Kunjungan pemimpin negara lain menandakan candi aman untuk dikunjungi. Obama mengunjungi Candi Borobudur dalam rangkaian berlibur di Yogyakarta pada 28-30 Juni 2017, setelah sebelumnya berlibur di Bali.

Menyinggung para pengunjung yang kecewa saat diminta turun, Edy mengatakan semula mereka ada yang protes. Namun setelah dijelaskan bahwa ini tamu negara dan sebagai tuan rumah harus menyambut baik, mereka bisa mengerti.

 

 

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button