Operasi Ketupat 2026 Resmi Dimulai, 161.243 personel Gabungan Diterjunkan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sedang melakukan cek pasukan yang diterjunkan untuk Operasi Ketupat 2026 (Foto; Humas Polri)
El John News, Jakarta-Pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah resmi dimulai melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Agus Subiyanto.
Apel yang dilakukan secara serentak di sejumah daerah. Total ada 161.243 personel yang dikerahkan untuk mengaawal arus mudik dan balik.
Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait dalam memastikan pengamanan Lebaran berjalan optimal dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Apel yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia itu melibatkan 3.363 personel gabungan di tingkat pusat. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyematan pita tanda operasi oleh Kapolri dan Panglima TNI kepada perwakilan personel sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat 2026.
Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan tahapan penting untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan sebelum operasi berlangsung.
“Apel ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen serta sinergisitas lintas sektor untuk menyukseskan Operasi Ketupat 2026 agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar”
“Apel ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen serta sinergisitas lintas sektor untuk menyukseskan Operasi Ketupat 2026 agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolri.
Setelah penyampaian amanat, Kapolri bersama Panglima TNI melakukan inspeksi langsung terhadap barisan pasukan serta kendaraan operasional yang akan digunakan selama pengamanan mudik Lebaran.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga menyerahkan bantuan 150 unit sepeda motor trail KLX 150 CC kepada jajaran kepolisian di wilayah Sumatera, yakni Polda Aceh, Polda Sumatera Utara, dan Polda Sumatera Barat. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ketupat berlangsung.
Kapolri juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang. Ia menilai kelancaran arus mudik tidak hanya menyangkut keselamatan masyarakat, tetapi juga berperan dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
“Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Bersama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tegasnya.
Di akhir amanatnya, Kapolri menyampaikan pesan kepada seluruh personel yang akan bertugas di berbagai pos pengamanan dan pelayanan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
“Selamat bertugas. Jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan dan setiap pelayanan kepada masyarakat sebagai ladang ibadah untuk mendapatkan rida Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkasnya.
