Pariwisata Karimunjawa Bakal Dibuka, Ganjar Minta Uji Coba Pengoperasian Bandara Dewandaru

0
22220978_1947162918890112_2361390594346975232_n

Aktivitas wisata di Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah akan dibuka kembali. Untuk mendukung pembukaan tersebut dalam waktu dekat akan diujicobakan pembukaan Bandara Dewandaru yang berkolokasi di Kemujan.

Uji coba bandara ini merupakan instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di sela-sela peninjauan  Bandara Dewandaru, Jumat (10/9/2021).

Ganjar ingin dibuatkan paket wisata Karimunjawa  melalui jalur penerbangan. Namun paket wisata tersebut dibuat secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Menurut Ganjar, bandara Dewandaru yang tidak beroperasi sejak pandemi melanda Indonesia, harus diujicobakan agar dapat melihat sejauh mana bandara ini mendukung pembukaan pariwisata di Karimunjawa.

Bandara Dewandaru tidak beroperasi karena sepinya minat wisatawan berkunjung ke Karimunjawa akibat  dampak dari pandemi Covid-19. Padahal keberadaan bandara yang baru dibuka pada tahun 2018 ini, menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin cepat dan mudah sampai ke Karimunjawa

“Bandara yang sudah siap, saya usulkan kita membuka uji coba wisata terbatas dengan kategori uji coba. Harapannya kalau perusahaan penerbangan bisa diajak uji coba, maka yang dari Jakarta, Bali dan dari Surabaya bisa datang ke Karimunjawa,” kata Ganjar seperti yang dilansir halosemarang.id

Ganjar menekankan selain penerapan protokol kesehatan, vaksinasi secara menyeluruh wajib dilakukan di Karimunjawa, baik untuk pelaku usaha wisatanya maupun masyarakat setempat. Bagi yang belum vaksin, Ganjar meminta untuk segera vaksin agar perekonomian di Jepara termasuk Karimunjawa dapat segera pulih.

“Kita ingin vaksin (di Karimunjawa) bisa seratus persen. Dinkes sepakat termasuk dari Jepara tiga hari vaksin bisa seratus persen (di Karimunjawa),” ujar Ganjar

Ganjar pun mengapresiasi pemerintah kabupaten Jepara yang telah bekerja keras menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

“Pengendalian Covid-19 di Karimunjawa bagus, bahkan tadi di Desa Parang nol persen. Masyarakatnya bebas, asik itu. Tapi tetap kita ingin seratus persen (vaksinasi),” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro dalam pemaparannya mengatakan, bahwa tahun 2021 Pemprov Jateng telah membebaskan lahan 1,6 hektar untuk pengembangan bandara.

“Lahan itu rencananya akan dibangun gedung terminal penumpang,” tandasnya.

Pengembangan hingga saat ini masih dilakukan. Beradasarkan road mapnya pengembangan menyasa pada landasar pacu dari  1.200 meter akan diperpanjang menjadi 1.600 meter. Terminal penumpang akan diperluas menjadi 2.800 meter persegi dan ditargetkan selesai 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *