tour indonesia

Setelah sempat vakum, rencananya Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) akan kembali mengelar Tour dIndonesia (TdI). Bahkan rencana tersebut tidak main main dengan telah dimatangkannya sejumlah persiapan untuk menggelar event balap sepeda internasional tersebut. PB ISSI pun berjanji akan menaikan level TdI sehingga dapat disejajarkan dengan tour dunia yang sudah berkelas. Hal tersebut diungkapkan Ketua PB ISSI Raja Sapta Oktohari disela-sela penutupan Pelatihan National Trials Commissaire di Wisma Kemenpora, di Jakarta.

Persiapan untuk mematangkan event yang rencananya akan di gelar bulan Juli ini sudah sesuai jalur meskipun masih ada hambatan yang ditemui. “”Sponsor saat ini belum ada, itu yang masih kami cari. Tapi sejauh ini masih on the track,” kata Okto.

Naiknya level balapan TdI tahun ini dilihat dari hasil evaluasi Kejuaraan Asia di Bahrain kemarin. Dimana memang sudah seharusnya Indonesia memiliki event balapan internasional seperti Tour de Langkawi atau diatasnya. Okto menilai jika memang sudah waktunya dan Indonesia juga sudah siap untuk memiliki level balapan tersebut.

Sementara itu, ada beberapa perubahan dari rencana awal yang telah disusun. Perubahan itu terdapat dalam rute yang dilalui para pebalap sepeda. Bila biasanya start dari Jakarta dan finis di Bali, maka tahun ini, penyelenggaraan hanya akan terfokus di Pulau Jawa, dari ujung Barat ke ujung Timur.

Sedangkan etape yang dirancang masih berjumlah tujuh etape yang dititikberatkan pada daerah-daerah prioritas pariwisata seperti Banten, Borobudur, Joglo Semar, Bromo-Tengger-Semeru, dan Banyuwangi.

“TdI ini akan menjadi rangkaian nusantara series. TdI ini akan jadi tolak ukur tur-tur daerah yang ada di Indonesia, seperti Tour de Singkarak, Tour de Siak, dll. Sebagai evaluasi dari semua tur yang ada, TdI ini akan jadi tur terbesar di Indonesia,” tutur Okto.

Sejauh ini Tour de Indonesia belum masuk dalam agenda balapan internasional UCI. Saat ini yang terdaftar dalam agenda UCI adalah Tour de Lombok (13-16 April 2017), Jakarta International Expo Criterium (15-16 April 2017), dan International Tour de Banyuwangi Ijen (12-16 September 2017)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *