AccommodationBusinessDestinationEconomicTourismTransportationTravel

Pembebasan Lahan Teratasi, Sirkuit Sekelas Moto GP Siap Dibangun di Mandalika

Pembebasan lahan yang menjadi hambatan  dalam  mengembangkan wisata terpadu Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB),  kini sudah teratasi. Warga pun sepakat apa yang ditawarkan pemerintah dalam hal pembebasan lahan yang 29 tahun baru terselesaikan ini. Tertasinya masalah pembebasan lahan ini ditandai dengan penyerahan uang kerohiman tahap pertama secara simbolik kepada 10 warga yang berhak oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan.

Pembebasan lahan itu diperuntukan sebagai sirkuit jalan raya sekelas Moto Grand Prix (MotoGP) beserta dengan infrastrukturnya. Investor yang akan membangun sirkuit tersebut yakni kontraktor asal Prancis Vinci Construction Grands Projects. Komitmen Vinci untuk mengembangkan Mandalika sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata tertuang dalam penandatanganan MOU saat Presiden Prancis FrancoisHollande berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu. Dalam pelaksanaannya VICI akan didampingi dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku BUMN pengembang kawasan Mandalika.

Vinci akan menginvestasikan dananya sebesar  USD500 juta atau sekitar Rp6 triliun guna membangun sirkuit di Mandalika dan infrastruktur penunjangnya seperti  Sejumlah Hotel berkelas.

Presiden Direktur ITDC Abdulbar Mansoer, seperti yang dikutip situs sindo news.com, mengatakan Vinci menyadari atraksi sekelas MotoGP akan mendatangkan ribuan penonton, sehingga rencananya dibangun tujuh hotel bintang empat dan lima di kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata tersebut. “Semuanya akan dibangun di lahan seluas 120 hektare. Untuk sirkuitnya, kami harapkan mulai dibangun tahun ini sehingga diharapkan pada 2019 sudah selesai, termasuk convention center dan beberapa hotel,” tutur Abdulbar.

Pengalaman Vinci dalam membangun proyek besar sudah tidak diragukan lagi. Kontraktor BUMN milik Prancis ini sudah banyak berinvestasi dan membangun sejumlah proyek diantaranya di Malaysia dan Kamboja. “Kami kan sama-sama BUMN. Jadi kalau kesepakatan kerja sama dengan perusahaan milik negara yang dihadiri presidennya, berarti mitra kami tepat,” ucapnya.

Tidak hanya hotel dan sirkuit MotoGP di Lombok, investasi Prancis juga akan menyasar sarana wisata MICE dengan pembangunan convention hall.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close