Pemkot Surabaya Mengupayakan Jalan Tunjungan Sebagai Ikon Wisata Surabaya

0
rsz_hotel-majapahit-di-jalan-tunjungan-65-surabaya

Pemerintah Kota Surabaya mulai mengupayakan daerah destinasi di wilayahnya agar menjadi pusat wisata. Wilayah tersebut adalah Jalan Tunjungan, nantinya wilayah Tunjungan akan dipenuhi cafe dan tempat hiburan yang berlokasi di sisi kiri dan kanan jalan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwiata (Disbudpar) Surabaya yaitu Widodo Suryantoro menjelaskan bahwa ide tersebut sudah disetujui dan siap dilakun, namun masih belum terkonsep dan sedang dikaji konsep yang diinginkan serta bentuk bangunan nantinya.

“Yang jelas nanti Jalan Tunjungan jadi kawasan wisata bagi Kota Surabaya,” kata Widodo pada Rabu 17 Mei 2017 lalu.

Untuk proses pengkajian nantinya yang melakukan adalah Tim Ahli Cagar Budaya dikarenakan sepanjang jalan di Jalan Tunjungan banyak terdapat bangunan cagar budaya. Saat ini sudah didapat 17 bangunan yang masuk cagar budaya dan menjadi hak milik warga.

Nantinya pihak dari Disbudpar akan membantu dalam hal perawatan sehingga kondisi tetap terjaga serta Jalan Tunjungan merupakan kawasan heritage.

“Sebagian besar sudah dirawat dengan baik oleh pemiliknya. Namun, ada beberapa yang tak terawat. Soalnya pemilik bangunan di luar kota. Nah kalau itu kami yang membantu proses perawatan,” lanjut Widodo.

Sebenarnya, untuk proses perawatan bangunan tetap menjadi kewajiban bagi pemilik namun nantinya ketika kondisi bangunan yang sudah mulai tidak terawat akan diberi peringatan serta tindakan dari dinas pariwisata.

“Kita sudah surati para pemilik saat bangunan mulai kusam. Tapi kalau belum ada tindakan ya kami yang turun tangan,” jelas Widodo.

Dengan mendorong perawatan bangunan cagar budaya tersebut, Widodo berharap agar nantinya Tunjungan akan menjadi ikon wisata terkenal di Surabaya.

Pemerintah Kota Surabaya sudah memiliki rencana untuk membangun gedung lima lantai di Pasar Tunjungan. Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini angkat bicara dan akan membentuk konsep desain bangunan baru tersebut dengan bernuansa klasik. Sehingga nantinya akan selaras dengan bangunan-bangunan klasik yang terdapat di sekitar Tunjungan.

“Jadi bangunan bisa pas dengan konsep Jalan Tunjungan. Aku memang pengen ketika ada yang berkunjung di Jalan Tunjungan, bisa langsung ke Pasar Tunjungan untuk berbelanja. Selain itu menjadi pusat belanja, nantinya gedung ini juga bakal menjadi tempat nongkrong bagi warga Surabaya,” ujar Tri Rismaharini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *