Pemprov Sulsel akan Mengkaji Sejumlah Proyek Strategis
Gubernur Sulawesi Selatan menyampaikan harapannya atau resolusinya untuk tahun 2019, kemarin di ruang kerja, Senin (31/12).
“Jadi terus terang saya sampaikan pada kita semua, Alhamdulillah saya bersyukur, bisa mengawal program strategis Pak Syahrul (Syahrul Yasin Limpo). Inikan kita ambil kemudi ditengah jalan, tidak mungkin kita langsung ganti peleknya, atau apa segala, jadi kita selesaikan dan kawal kebijakan beliau sampai Desember,” kata Nurdin Abdullah.
Untuk tahun 2019 adalah program-programnya bersama dengan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.
“2019 inilah ramuan kita, jadi tugas saya mengawal pemerintahan sisa masa jabatan, ya kita bersyukur kita dalam kondisi sinergi. Alhamdulillah, program berjalan dengan baik, tentu ada yang belum selesai, seperti misalnya GOR Sudiang, CPI, masjid kubah 99 Asmaul Husna,” sebutnya.
Sedangkan stadion Barombong masih menunggu hasil audit BPKP, bersinergi dengan tim pencegahan korupsi KPK ini juga kita berjalan bersama-sama menyelesaikan ini.
Lanjutnya, hadir kepastian hukum dan kepastian berinvestasi di Sulsel. Bersama tim Pemprov Sulsel akan mengkaji, beberapa proyek strategis misalnya, Center Point of Indonesia.
“Ini juga akan kita kaji kembali, apa kekurangan yang ada di situ, itu yang kita sempurnakan, bukan kita tonjolkan kekurangan itu dan coba kita penuhi,” jelasnya.
Tim aset nanti juga akan dibentuk untuk mengklasifikasi seluruh aset, misalnya ada aset sudah masuk ranah hukum, ada juga aset dengan pendekatan kekeluargaan bisa kita diraih kembali, ada juga aset belum ada alas hukumnya. Tim ini akan dibentuk pada bulan Januari 2019.
