BusinessCultureHeadline News

Pemuda Tani HKTI Terus Kembangkan Program di Bidang Pertanian dan Perikanan

Pemuda HKTI bekerja sama dengan kostrad mengembangkan buah durian untuk mengelola lahan tidur milik konstrad, dan kita sudah ada progam peternakan yang berkerja sama dengan dompet duafa dan tanifan di Jember dan didaerah wonosobo. Salah satunya ternak kurban, sehingga penyaluran untuk berkurban dihari raya idul adha bisa sangat efektif, efesien dan harganya sangat terjangkau serta sangat stabil sehingga masyarakat dengan mudahnya bisa berkurban.

Kita untuk anggota yang ada di pemuda HKTI sudah mencangkup 34 provinsi tapi hanya saja yang sudah melakukan pelantikan itu sekitar 17 provinsi dan sisanya akan segera melakukan pelantikan didaerah masing – masing.

Untuk pemuda tani HKTI kota bone sudah melakukan green house disitu mereka bisa melakukan penanaman tanaman dirumah dengan teknologi yang mereka ciptakan sendiri sehingga prosesnya bisa sangat mudah dan itu bisa diaplikasikan ditempat lain apalagi didaerah perkotaan, itu bisa dijadikan city farmer atau petani kota, solusi ini bisa kita kembangkan didaerah – daerah lain.

Para anggota Pemuda HKTI biasanya langsung terjun kelapangan dengan melakukan penanaman diberbagai daerah secara bersama – sama. Untuk melakukan hal tersebut mereka tidak terbiasanya membuat sebuah rapat yg formal, tapi merencanakannya dengan cara ngopi bareng dan ngobrol.

“Untuk program yang terdekat kita akan bekerja sama dengan argo maritim akademi yang merupakan wadah untuk menciptakan enterpreneur dibidang pertanian dan perikanan karena yang saya sampaikan pengusaha muda disektor pertanian dan perikanan sangat sedikit sekali oleh karena itu kita memberikan akses pasar akses modal kepada pemuda HKTI untuk bisa mengembangkan produk pertanian mereka” ujar Rani selaku ketua umum pemuda HKTI

Rani merasa arahan pak presiden disalah satu visinya adalah mencetak SDM unggul, dan di Pemuda hkti banyak sekali kader – kader yang mempunyai kemampuan bahkan dari segi produk unggulan pertanian itu menjadi modal anak muda lain untuk mau bergabung dengan Pemuda HKTI. Kuncinha adalah bahwa setiap anak muda harus paham betul pangan kebutuhan setiap manusia tidak bisa hidup tanpa pangan untuk kita anak muda siapa lagi yang lagi bergerak.

“Kita harus memakan apa yang kita tanam, dan menanam apa yang kita makan” tutup Rani.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close