Pengalaman Pertama Pageant, Vrynsiz Raih Gelar Miss Digital Indonesia 2025

Perasaan haru dan bangga melingkupi Vrynsiz Viviani Yunus Arifin saat namanya diumumkan sebagai Miss Digital Indonesia 2025 pada grand final Miss Chinese Indonesia 2025, yang digelar di Golden Sense International Restaurant, Mangga Dua Square, Kamis malam (20/11/2025).
Vrynsiz mengaku kontes bergengsi yang diikutinya ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti pageant, dan keberhasilannya merupakan hasil kerja keras, ketekunan, dan dukungan semua pihak di sekitarnya, mulai dari keluarga, teman-teman dekat, hingga Yayasan Eljon Indonesia.
Gelar ini pun menjadi tonggak penting baginya untuk mempromosikan budaya Tionghoa Indonesia secara digital, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam memanfaatkan media sosial secara bijak.
Prestasi presius ini menambah prestasi yang pernah diraih gadis cantik kelahiran Jakarta, 15 Januari 2004 ini. Sejak sekolah, Vrynsiz telah meraih berbagai prestasi akademik dan non-akademik, antara lain Juara Umum 1 Nilai USBN Terbaik SMP Regina Pacis Jakarta (2015), Juara Umum 3 Nilai US Terbaik SMA Regina Pacis Jakarta (2022), serta beberapa penghargaan di bidang kreatifitas dan konten digital seperti Juara 2 Creative Content Competition ICT Class 2025 dan Juara 2 Podcast Competition SPEAKTACULAR 2025.

Dengan kombinasi prestasi akademik dan kreatifitasnya, Vrynsiz membuktikan diri sebagai sosok muda berbakat yang aktif dalam mengembangkan kemampuan digital, kreativitas, dan kepedulian sosial.
Tim liputan EL JOHN Media berkesempatan melakukan wawancara dengan Vrynsiz. Ia menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan, keluarga, teman-teman, guru, dosen, hingga pihak yayasan Eljon Indonesia atas dukungan dan kesempatan yang diberikan. Ia menyebut gelar ini bukan hanya miliknya pribadi, tetapi milik semua pihak yang telah mendukung perjalanannya.
“Saya benar-benar senang, bahkan sampai meneteskan air mata. Ini pengalaman pertama saya di pageant dan bisa mendapatkan gelar seperti ini, saya bersyukur banget,” ujar Vrynsiz. Ia menekankan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan sekitar dalam membantu tumbuh dan berkembang.

Vrynsiz juga mengungkapkan tantangan yang ia hadapi selama kompetisi, terutama dalam catwalk menggunakan high heels yang sebelumnya belum pernah ia coba. Melalui latihan dan pembelajaran, ia mampu mengatasi kendala tersebut dan tampil percaya diri di atas panggung.
Sebagai Miss Digital Indonesia, Vrynsiz bertekad memanfaatkan platform digital untuk edukasi dan promosi budaya Tionghoa Indonesia. Ia percaya media sosial dapat menjadi sarana memperkuat identitas budaya sekaligus menumbuhkan nilai toleransi dan nasionalisme. “Digitalisasi bukan untuk menggerus budaya, tapi untuk memperkuat dan memperkenalkan akulturasi budaya Tionghoa-Indonesia, baik di dalam negeri maupun ke mancanegara,” ungkapnya.

Selain itu, Vrynsiz menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bijaksana. Ia mendorong generasi muda untuk memprioritaskan konten yang bermanfaat dan amanah, serta menjaga etika dan martabat sebagai individu maupun masyarakat Indonesia.
Dengan visi tersebut, Vrynsiz berharap masa jabatannya sebagai Miss Digital Indonesia 2025 dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya dalam hal toleransi, edukasi budaya, dan pemanfaatan digital secara positif.
