Kemendag Luncurkan Tiga Program Diskon Nasional untuk Dongkrak Belanja Jelang Nataru

0
VGH1CMZasaa0YQuLHyyG060rWipmc5b8EOH4R794

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan, Kementerian Perdagangan telah menyiapkan tiga program utama untuk  mendorong ekonomi nasional  menjelang Natal 2025  dan Tahun Baru  2026  (Nataru).  Ketiga  program  tersebut,  yaitu  diskon  belanja,  pengawasan  hargadan  stok  barang kebutuhan  pokok  (bapok),  serta  penyempurnaan  Peraturan  Menteri  Perdagangan  Nomor  18  Tahun  2024 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.

Mendag Busan menyampaikan hal itu pada Konferensi Pers terkait Kebijakan Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Triwulan  IV  dan  Kesiapan  Nataru  2025  yang  dipimpin  Menteri  Koordinator  Bidang  Perekonomian  (Menko) Airlangga Hartarto pada Rabu, (26/11), di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, di Jakarta. Turut hadir pada konferensi pers tersebut, yakni Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu.

Konferensi  pers  berlangsung  setelah  Rapat  Satgas Percepatan  Program  Strategis  Pemerintah  (P2SP)  yang dipimpin Menko Airlangga. Rapat tersebut membahas realisasi belanja hingga hari ini serta memantau kebijakan dan insentif pendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat dan persiapan Nataru.

“Menjelang Nataru, kami telah menyiapkan tiga program utama. Harapannya, agar dapat meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Mendag Busan.

Mendag  Busan  menjelaskan,  program  belanja  nasional  terdiri  atas  Hari  Belanja  Online  Nasional  (Harbolnas), Belanja di Indonesia Aja (BINA)Great Sale Indonesia 2025, serta Every Purchase Is Cheap (EPIC) Sale. Harbolnas  merupakan  kerja  sama  antara  Kementerian  Perdagangan  dengan  Asosiasi  E-Commerce  Indonesia (idEA) akan berlangsung pada 10–16 Desember 2025. Kemudian, BINAGreat Sale Indonesia 2025merupakan kerja  sama  antara  Kementerian  Perdagangan  dengan  Himpunan  Peritel  dan  Penyewa  Pusat  Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI)berlangsung pada 18 Desember 2025–4  Januari  2026  dengan  penawaran  promo  hingga  80  persen.

 Sementara  itu,  EPIC  Sale  merupakan  kerja sama Kemendag dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) akan berlangsung pada 1–31 Desember 2025dengan penawaran promo hingga 70 persen.

Pantau Harga dan Stok Bapok Menjelang Nataru, Mendag Busan juga berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan stok barang kebutuhan pokok  (bapok)  dengan  memantau  secara  langsung  ke  sejumlah  pasar  rakyat.  Selain  itu,  Mendag Busan menyatakan, Kemendag akan berkoordinasi lebih lanjut dengan asosiasi, pengusaha, distributor dan pemasok.

“Terkait dengan harga bapok, menjelang tahun baru, kami sudah melakukan beberapa kali kunjungan ke pasar rakyat.  Kami  juga  sampaikan  bahwa  harga  kebutuhan  pokok  saat  ini  relatif  terkendali  dengan  baik.  Minggu depan kita akan lakukan koordinasi dengan distributor, dengan pemasok,”ujarnya.

Pantauan harga bapok dilakukan Mendag Busan di sejumlah pasar rakyat, yaitu Pasar Raya Padang, Padang pada 18 November 2025; Pasar Rakyat Sememi, Surabaya pada 13 November 2025; dan Pasar Cihapit, Bandung pada 20 November 2025.

“Kami sudah melakukan beberapa kali kunjungan. Kami temukan bahwa harga relatif terkendali dan stabil, mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET) atau harga acuan. Semua akan terus kami pantau menjelang Nataru,”ungkap Mendag Busan.Penyempurnaan Permendag 18 tahun 2024.

Selain itu, Mendag Busan juga terus memastikan lancarnya distribusi MINYAKITA, termasuk menjelang Nataru. Upaya ini dilakukan dengan menyempurnakan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 Tahun 2024tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat. Perubahan ini mengatur penyaluran MINYAKITA dengan melibatkan BUMN Pangan.”Jadi,  kebijakan  MINYAKITA  distribusi,  sedang  ubah  Permendag.

Penyaluran  minyak  goreng  nanti  minimal  35 persen disalurkan oleh BUMN pangan, dalam hal ini Bulog dan ID Food,”urai Mendag Busan.Menurut Mendag Busan, proses perubahan Permendag 18 Tahun 2024 sudah hampir selesai. “Kemarin sudah harmonisasi. Nanti akan dilanjutkan hari Kamis untuk harmonisasinya. Setelah selesai harmonisasi, Pemendag sudah dapat kami tanda tangani sehingga pada Nataru ini distribusi minyak goreng akan lebih baik,”jelas Mendag Busan. (Sumber Kemendag)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *