Peringatan Hardiknas, Presiden Prabowo Saksikan Demonstrasi Pembelajaran dengan Teknologi Smart Board

0
IMG_1933-1024x682

Suasana penuh semangat menyambut kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di SD Negeri Cimahpar 5, Kota Bogor, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dan sekaligus meluncurkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Jumat (2/5/2025).

Sejak pagi, ratusan siswa tampak antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Anak-anak mengenakan seragam sekolah lengkap, berbaris rapi sambil melambaikan bendera kecil merah putih, menandakan semangat nasionalisme dan kebanggaan mereka atas kunjungan Presiden.

Setibanya di sekolah, Presiden Prabowo tak segan untuk turun langsung menyapa para siswa satu per satu. Dengan senyum khasnya, ia tampak berbincang santai dengan anak-anak, menciptakan suasana akrab dan hangat. Setelah itu, Kepala Negara melangkah masuk ke salah satu ruang kelas yang telah dilengkapi teknologi terkini dalam dunia pendidikan: smart board atau papan interaktif digital.

Di ruang kelas tersebut, Presiden menyaksikan demonstrasi langsung penggunaan smart board dalam kegiatan belajar mengajar. Guru pengampu, Bapak Dumah, memimpin pelajaran dengan memanfaatkan fitur-fitur interaktif papan digital. Tayangan video pembelajaran, animasi visual, hingga permainan edukatif ditampilkan secara dinamis, membuat proses belajar terasa menyenangkan dan partisipatif.

Presiden Prabowo tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga ikut duduk di antara para siswa. Ia tampak menikmati proses belajar bersama anak-anak, menyimak setiap materi yang ditampilkan. Di akhir sesi, Presiden menyampaikan apresiasi kepada guru dan memberikan semangat kepada siswa-siswi.

“Terima kasih Pak Guru, belajar yang baik semuanya ya,” ujar Presiden penuh harap, sebelum meninggalkan ruang kelas.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang mendampingi Presiden, memberikan paparan terkait inisiatif digitalisasi pendidikan nasional. Ia menuturkan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun untuk mendukung digitalisasi satuan pendidikan, serta Rp2 triliun untuk pengembangan lebih lanjut sistem pembelajaran digital.

“Revitalisasi sekolah dilakukan melalui pembangunan smart classroom yang akan menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara bertahap. Ini adalah bagian dari misi besar kita dalam menyiapkan generasi masa depan yang adaptif terhadap teknologi,” ujar Abdul Mu’ti.

Sebagai tulang punggung dari transformasi ini, pemerintah meluncurkan platform pembelajaran digital terintegrasi bernama “Ruang Murid”, yang merupakan bagian dari Super Aplikasi Rumah Pendidikan. Platform ini menawarkan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi dengan penyajian materi melalui video edukatif, kuis interaktif, serta game pembelajaran yang menyenangkan.

“Dengan pendekatan ini, anak-anak tidak hanya diajak memahami pelajaran, tapi juga diajak mencintai proses belajar,” tambah Abdul Mu’ti.

Peluncuran ini diharapkan menjadi titik awal era baru dalam pendidikan Indonesia, di mana pembelajaran tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Melalui kombinasi infrastruktur digital dan sumber daya manusia yang mumpuni, pemerintah bertekad mencetak generasi yang unggul, inovatif, dan siap bersaing secara global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *