Peringatan Hari Pahlawan 2019, Ahmad Wahyudi : Monumen Depati Amir jadi Wisata Edukasi Generasi Milenial Babel

0
IMG_20191110_132237

PANGKALPINANG – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Pangkalpinang dan Forum Pemuda Babel Bersatu(FPBB) bekerjasama dengan sembilan komunitas flora dan fauna serta pelaku UMKM Pangkalpinang menggelar kegiatan Semarak Hari Pahlawan Nasional yang mengusung tema Depati Amir Pahlawan Nasional Kite di Pusat Kuliner Kampoeng Rasau Pangkalpinang, Sabtu (9/11/2019) malam.

Kegiatan ini dimulai tanggal 6 – 10 November 2019 dan pada acara puncak yang bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional akan diresmikan Monumen Pahlawan Depati Amir yang sudah ditetapkan oleh presiden Joko Widodo sebagai Pahlawan Nasional pada tanggal 6 November 2018.

Kemeriahan Semarak hari pahlawan nasional membuat para pengunjung merinding dan meneteskan air mata, saat menyaksikan drama kolosal perjuangan Depati Amir yang ditampilkan oleh Perguruan silat Pulau Kelapa Bangka.

Dalam kegitan ini juga dihadiri keluarga besar Pahlawan Nasional Depati Amir dari Kupang, Bali,dan Bangka. Kehadiran mereka dalam kesempatan ini ingin melihat langsung peresmian Monumen Pahlawan Nasional Depati Amir di Kampoeng Rasau.

“Kehadiran Kami di Pulau Bangka untuk melihat langsung peresmian Monumen Pahlawan Nasional Depati Amir yang dibangun di Kampoeng Rasau,” ucap Muchtar Bahren yang merupakan keluarga dari Depati Amir dari Kupang.

Ia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Babel yang sudah membangun Monumen untuk sang Depati yang sudah ditetapkan oleh presiden Joko Widodo sebagai Pahlawan nasional tahun lalu.

“Terimakasih Ahmad Wahyudi, Ali Topan dan masyarakat Babel yang sudah swadaya membangun monumen Depati Amir di Kampoeng Rasau,” sebutnya.

Mohctar Bahren berharap dengan adanya monumen ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Babel agar lebih kenal dan dekat dengan sosok patriot perekat keindonesiaan asal Babel tersebut.

“Semoga monumen ini bisa memberikan kontribusi positif kepada generasi muda dan keturunan sang Depati bisa lebih kenal dan dekat dengan sosok pahlawan nasional pertama Babel, walaupun jasadnya dikuburkan di Kupang Nusa tengara timur,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Pangkalpinang, Ahmad Wahyudi menyebutkan pembangunan monumen ini dalam rangka mengenalkan sosok dan rupa Pahlawan Nasional Depati Amir kepada masyarakat luas yang selama ini hanya mengetahui bahwa Depati Amir itu nama bandara, stadion, sekolah dan nama jalan.

“Ini inisiatif kami dalam rangka mempromosikan sosok dan rupa Depati Amir yang merupakan Pahlawan Nasional pertama Babel,”cetusnya.

Ia juga menjelaskan pembangunan monumen ini tidak mengunakan anggaran dari pemerintah daerah, tapi mengunakan dana swadaya masyarakat Babel yang dikumpulkan melalui jual Baju Koin untuk sang Depati dan pejualan miniatur Depati Amir.

“Walaupun nyatanya baju yang kami jual tidak laku dan ada juga yang tidak bayar tapi kami tetap menyelesaikan Monumen Pahlawan Nasional tersebut. Kami cuma mencetak baju 65 lembar dan melelang Miniatur Depati Amir walaupun tidak laku dan dari hasil lelang dapat 3,5 juta, tapi kami tetap menyelesaikan pembangunan monumen tersebut,” jelas Yuko pangilan sehari hari Ketua Pokdarwis Pangkalpinang.

Yuko berharap kedepan monumen ini akan menjadi wisata edukasi untuk generasi milenial di Babel, dalam rangka menumbuhkan rasa cinta terhadap pahlawan yang sudah berjuang untuk kemerdekaan indonesia dari penjajahan kolonial Belanda.

“Insya Allah hari ini, Minggu 10 November 2019 bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional. Monumen Depati Amir akan diresmikan oleh Gubernur Babel dan ditandatangani oleh Walikota Pangkalpinang berserta keluarga besar jam 16:00 wib di Kampoeng Rasau. Kami juga mengharapakan kehadiran masyarakat Babel untuk menyaksikan peresmian Monumen pahlawan nasional pertama Depati Amir tersebut,” pungkas Yuko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *