Peringati Hari Guru Nasional 2025 di SMAN 1 Manokwari, Wamen Fajar: Pemerintah Hadir untuk Guru di Pelosok Negeri

0
14224

Upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di SMAN 1 Manokwari berlangsung penuh khidmat dan meriah, Selasa (25/11/2025).

Sejak pagi, para siswa dan guru telah memenuhi halaman sekolah dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah sebagai simbol keberagaman Indonesia. Suasana semakin hidup ketika rombongan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, bersama Direktur PAUD, Nia Nurhasanah, tiba dan disambut penampilan tarian khas Papua oleh para siswa.

Dalam amanat yang dibacakannya mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Wamen Fajar menegaskan bahwa kehadirannya di Manokwari merupakan bentuk komitmen pemerintah terhadap pemerataan pendidikan di seluruh pelosok Indonesia, termasuk wilayah timur.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk para pendidik. Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di daerah sangat menentukan keberhasilan kebijakan pendidikan,” ujarnya, mengenakan busana adat Papua saat menjadi pembina upacara.

Ia menekankan bahwa guru adalah penggerak utama perubahan dan fondasi kemajuan bangsa. Guru, kata Fajar, bukan hanya pengajar, tetapi juga pembentuk karakter, penuntun nalar kritis, serta teladan akhlak mulia. “Atas nama pemerintah, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh guru atas dedikasi dan pengabdian tanpa batas,” ucapnya di hadapan ratusan peserta upacara.

Fajar juga mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi guru di tengah tantangan baru yang dihadapi generasi muda, terutama persoalan kesehatan mental dan perkembangan sosial-emosional. “Anak-anak kita menghadapi tantangan yang tidak mudah. Karena itu, mari kita mengasuh dan membimbing mereka dengan sepenuh hati dan mempersiapkan masa depan bangsa yang lebih sehat,” pesannya.

Kepala SMAN 1 Manokwari, Lucinda Patricia Mandobar, menyampaikan rasa bangga karena sekolahnya dipercaya menjadi lokasi upacara bersama Wamendikdasmen. Ia menyebut kehadiran Fajar menjadi dorongan besar bagi para guru untuk semakin bersemangat. “Ini memotivasi kami untuk bekerja lebih baik dalam mencerdaskan generasi bangsa,” ujarnya.

Lucinda menegaskan komitmen para guru di SMAN 1 Manokwari untuk terus mendukung kebijakan Kemendikdasmen. “Kami akan terus mengabdi, mendidik, dan menyiapkan anak-anak menjadi pemimpin masa depan,” tambahnya.

Dari sisi peserta didik, Ketua OSIS, Robert Imanuel Bastian, menuturkan bahwa para siswa telah berlatih berhari-hari demi menyambut Wamen Fajar. Robert, yang memberikan kalungan bunga kepada Wamen, mengatakan bahwa HGN adalah momen penting bagi siswa untuk menghargai jasa guru. “Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Kami bersyukur memiliki guru yang selalu membimbing dan mengorbankan waktu untuk kami,” ungkapnya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari, Pardjyanti, mengapresiasi kunjungan Wamen dan menyebutnya sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pemerataan kualitas pendidikan. “Semoga pendidikan di Kabupaten Manokwari semakin berkembang demi melahirkan generasi emas Indonesia,” katanya.

Kemendikdasmen dalam kesempatan ini turut memaparkan sejumlah program prioritas bagi guru pada tahun 2025, termasuk beasiswa pendidikan bagi guru yang belum berpendidikan D4/S1, pelatihan PPG, BK, pembelajaran mendalam, pelatihan teknologi seperti koding dan kecerdasan artifisial, hingga pemberian insentif bagi guru honorer. Pemerintah juga memiliki nota kesepahaman dengan Kepolisian RI terkait penyelesaian damai kasus hukum yang melibatkan guru.

“Tahun depan, program peningkatan kualitas guru akan terus diperluas,” tutup Fajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *