Pageants

Perjalanan Designer Eko Tjandra Berawal Dari TVRI

Nama Eko Tjandra mungkin tidak setenar designer beauty pageants lainnya, namun kiprahnya didunia perpageantsan namanya sudah lama menorehkan prestasi bagi Indonesia.

Sebut saja Margenie Winarti wakil Indonesia di Miss Grand International 2014, berkat tangan terampil Eko Tjandra Indonesia berhasil meraih best evening gown. Gaun malam berwarna gold tersebut dibuat secara khusus dan memakan waktu berapa kali perombakan.

“Saya waktu itu belanja di Pasar Baru, disalah satu toko dekat pinggir kali, pertama masuk kok biasa aja, pas maju mundur, pas mundur warnanya berubah kalau ga kena lampu warnanya redup abu-abu, pas maju kena lampu warnanya jadi gold, akhirnya saya ambil dan gelar, wah ini nih yang saya cari” ucapnya

Karena bahannya unik mirip bahan kain senam gymnastik, sempat dicelotehin koreografer di Thailand, bahwa gaun malam yang dipakai Margenie sangat unik, menyatu dengan kulit dan mirip dengan logo Miss Grand International yaitu Lady Thor.

Gaun tersebut ternyata sempat mau dibeli oleh kolektor yang juga pageant lover luar negeri, karena busana tersebut sangat bersejarah bagi Eko Tjandra ia tidak melepasnya dan masih disimpan sampai sekarang sebagai saksi sejarah.

Mengenakan busana blazzer berwarna hitam dan warna senada. Kamis (4/7/2019) saat hadir menjadi bintang tamu dalam program talkshow terbaru “Indonesia Pageants Talk” Eljohn Media di studio Eljohn Media, Neo Soho Capital lt. 40 Jakarta Barat.

Nama Eko Tjandra sendiri adalah dua orang sahabat yang berawal dari pertemuan saat mereka bertemu di stasiun televisi TVRI.

“Dahulu saya adalah penyanyi panggung, karena sering diminta bantuan teman-teman artis dalam membuatkan busana, akhirnya saya berjumpa dengan Mas Tjandra yang jago dalam hal marketing, karena cocok akhirnya kami berdua sepakat mendirikan Eko Tjanda by Olanye” jawabnya

Karena keseringan dalam membuatkan busana panggung bagi artis-artis, ditahun 2013 Eko Tjandra kemudian dipertemukan dengan dunia beauty pageants melalui Miss Scuba Indonesia, disinilah Eko Tjandra berawal masuk kedunia beauty pageants, mereka membuatkan evening gown dan kostum nasional yang dipakai.

Dalam ajang Miss Scuba International 2013 di Malaysia, Indonesia yang diwakili Nadhira Ulya Suryadi, berhasil masuk top 5 dan meraih kostum nasional terbaik dengan tema Minangkabau. Dan berlanjut ditahun berikutnya 2014 melalui ajang yang sama Rima Demensah berhasil meraih kostum nasional terbaik dan menjadikan nama Eko Tjandra berhasil meraih back to back. National costume tersebut modifikasi kostum Tapanuli Selatan-Sumatera Utara bertema “Batak Mandailing”.

Best National Costume Miss Earth 2014 region Asia dibawakan oleh Anissa Ananda Nusyirwan (Miss Earth Indonesia 2014). National costume ini merupakan modifikasi budaya Sumatera Barat dengan tema “The Glory Of Sparkling Minang”. Best National Costume Supermodel International 2014 dibawakan oleh Sophia Fionnita (Supermodel Indonesia 2014) dengan tema “The Enchanting Princess of Borneo”.

Best National Costume Miss Eco Universe 2016 dibawakan oleh Olvah Alhamid (Miss Eco Universe Indonesia 2016 dan Top 5 Puteri Indonesia 2015). Kostum ini mengambil tema Bird of Paradise dengan ragam makna di setiap elemen national costume tersebut. Headpiece melambangkan Honai rumah adat Papua, bagian sayapnya di kanan dan kiri dibuat panjang dengan ukuran sepanjang 1,25m. Busana yang Olvah pakai terbuat dari bahan berwarna dasar Gold melambangkan Papua yang kaya akan sumber daya alam. Bunga Anggrek hitam di bagian dada bagian kanan dan kiri, ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa Anggrek hitam sebagai bunga termahal dan berasal dari Papua. Alat musik Tifa instrumen tradisional bagian kanan dan kiri pinggul dimana Papua kaya akan seni dan budaya. Burung Cenderawasih di tangan melambangkan kecantikan Papua, yang harus kita jaga dan lestarikan populasinya.

“Belum ada seorang designer asal Indonesia yang bisa berhasil meraih best national costume diajang yang sama hingga ketahun berikutnya” ucap Eko Tjandra.

Tahun 2016 Eko Tjandra pernah membuatkan evening gown buat Dikna Faradiba di Miss Tourism International, dan mereka berdua kembali jadi perbincangan dengan evening gown yang berbeda dengan motif fringer atau rumbai-rumbai.

Masih ditahun 2016, nama Eko Tjandra tersebur bergema kali ini datang dari ajang olimpiade dimana wakil Indonesia memakai busana karya Eko Tjandra dengan motif kain tapis lampung.

Dua tahun kemudian diajang Miss Supranational 2018, Eko Tjandra secara khusus menjadi designer offical untuk Wilda Oktaviana Situngkir yang berhasil meraih 3rd runner up dan best Supermodel yang mana busana malam Wilda dari opening seremoni, welcome dinner, kompetisi supemodel dan malam final semuanya karya Eko Tjandra.

“Berawal tahun 2015 sebenarnya sudah ditawarin buat jadi official namun karena suatu dan lain hal batal, dan 2018 ditawarin lagi dan berjodoh” ujarnya.

Kini nama Eko Tjandra makin dikenal setelah bergabung dengan empat designer lainnya Maya Ratih, Defrico Audy, Fomalhut Zamel sebagai Fashion Guru, yang suka.membagikan tips dan kritikan untuk peserta ajang pencarian bakat dangdut di Indosiar.

Sayang dalam bincang-bincang seru tersebut, mas Tjandra tidak bisa hadir, karena kondisi kesehatannya lagi tidak memungkinkan untuk hadir.

“Mas Tjandra lagi di Medan, lagi perawatan cuci darah karena penyakit ginjal, mohon doanya ya buat kesembuhannya”

Penasaran seperti apa Chit chat dengan designer Eko Tjandra! Jangan lupa saksikan “Indonesia Pageants Talk” hanya di youtube Eljohn TV dan tayang juga melalui TV Kabel, Nin Media, di Channel 21 yang tayang diseluruh dunia.

Penulis : Irwansyah

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close