Perkuat Kolaborasi, Yayasan EL JOHN Indonesia dan FSKN Siap Gelar FKMAA 2026

Yayasan EL JOHN Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam pelestarian budaya Nusantara dan Asia Tenggara dengan memperkuat kerja sama strategis bersama Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN). Penguatan kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama untuk kedua kalinya, yang berlangsung di kantor pusat Yayasan EL JOHN Indonesia, Neo Soho Capital lantai 40, Jakarta Barat, pada Kamis (18/12/2025).
Kesepakatan kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia, M. Johnnie Sugiarto, bersama Yang Mulia Brigjen Pol (Purn) Dr. H. A.A. Mapparessa, M.M., M.Si., selaku Ketua Umum FSKN.. Penandatanganan tersebut, menjadi penanda berlanjutnya sinergi dua lembaga dalam upaya menjaga, mempromosikan, dan mengembangkan nilai-nilai budaya, adat, serta warisan sejarah bangsa.
Tidak hanya melanjutkan berbagai program kolaboratif yang telah dijalankan sebelumnya, kesepakatan kerja sama kali ini juga difokuskan pada persiapan dan penyelenggaraan Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN (FKMAA) 2026. Festival berskala internasional ini dirancang sebagai ajang pertemuan keraton-keraton serta komunitas adat dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.
FKMAA sendiri memiliki nilai historis dan strategis yang kuat. Oleh karena itu, FSKN Ingin menghidupkan kembali event tersebut setelah sempat terhenti aakibat pandemi Covid-19.
Dengan bergandengan tangan bersama Yayasan EL JOHN Indonesia, penyelenggaraan FKMAA 2026 diharapkan dapat dikemas lebih besar, lebih modern, dan memiliki daya jangkau yang lebih luas, baik secara nasional maupun internasional. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu menghadirkan konsep acara yang lebih terintegrasi, profesional, serta memberikan dampak ekonomi dan pariwisata yang signifikan.


Ketua Umum FSKN, Yang Mulia Brigjen Pol (Purn) Dr. H. A.A. Mapparessa, M.M., M.Si., menyatakan rasa optimis terhadap kerja sama ini. Menurutnya, Yayasan EL JOHN Indonesia memiliki potensi besar dan rekam jejak yang kuat dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan berskala nasional hingga internasional. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan utama FSKN mempercayakan kolaborasi strategis ini untuk menyukseskan FKMAA 2026.
“Kami percaya, dengan adanya kerja sama ini, insya Allah kita akan melaksanakannya bersama dan kami yakin kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Yayasan EL JOHN Indonesia memiliki pengalaman yang bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga regional dan internasional. Event-event semacam ini kami yakin bisa kita laksanakan bersama,” ujar Mapparessa.
Ia juga menegaskan bahwa keyakinan FSKN bukan hanya berdasarkan reputasi, tetapi juga pengalaman kerja sama yang telah terjalin sebelumnya. Forum para Raja dan Sultan di bawah naungan FSKN telah menyaksikan langsung bukti kerja dan profesionalisme Yayasan EL JOHN Indonesia dalam setiap kolaborasi yang telah dilakukan.
“Forum para Raja dan Sultan sudah melihat langsung bagaimana bukti kerja Yayasan EL JOHN Indonesia selama kita bekerja sama. Itulah yang membuat kami semakin yakin untuk melanjutkan dan memperkuat sinergi ini. Seperti yang disampaikan pimpinan Yayasan EL JOHN Indonesia, kita memang perlu bergandengan tangan,” tambahnya.


Ia berharap, melalui penyelenggaraan FKMAA 2026, kekayaan budaya Nusantara dan adat istiadat kawasan ASEAN dapat kembali diangkat dan diperkenalkan secara luas kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mengangkat budaya Nusantara dan memperkenalkannya kembali kepada masyarakat, terutama kepada generasi penerus kita, Gen Z. Supaya mereka memahami dan mengerti kebudayaan yang telah diwariskan oleh para leluhur kita di masa lalu,” pungkas Mapparessa.
Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia, M. Johnnie Sugiarto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh FSKN untuk memperkuat kerja sama strategis dalam penyelenggaraan FKMAA 2026.


Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Yayasan EL JOHN Indonesia untuk terus berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan budaya Nusantara serta kawasan Asia Tenggara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada FSKN atas kepercayaan yang diberikan kepada Yayasan EL JOHN Indonesia. Kerja sama ini bukan hanya sekadar melanjutkan kolaborasi yang telah terjalin sebelumnya, tetapi juga menjadi amanah bagi kami untuk menghadirkan sebuah event budaya yang berkualitas dan bermakna,” ujar Johnnie.


Johnnie menegaskan pentingnya sinergi dan kebersamaan dalam menyukseskan agenda besar tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara Yayasan EL JOHN Indonesia dan FSKN merupakan kunci utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan optimal.
“Seperti yang disampaikan bersama, kita perlu bergandengan tangan. Dengan sinergi yang kuat, kami yakin FKMAA 2026 dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat tidak hanya bagi pelestarian budaya, tetapi juga bagi generasi muda dan sektor pariwisata budaya Indonesia,” tutup Johnnie.
