EconomicHeadline News

Pertemuan AEM ke-35, ASEAN Sepakati Perlancar Fasilitasi Perdagangan dan Investasi di Kawasan

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bersama Menteri Ekonomi Lainnya menghadiri pertemuan penting ASEAN Free Trade Area (AFTA) Council ke-35,
ASEAN Investment Area (AIA) Council ke-24, ASEAN Business Advisory Council (ABAC), serta  ASEAN Economic Minister (AEM) ke-53 pada Rabu (8/9/2021).

Mendag mendukung beberapa isu perdagangan barang, yaitu General Review ASEAN Trade in Goods Agreement (GR ATIGA) yang akan dimulai tahun 2022, Non Tariff Measures (NTMs) Panel, dan Essential List sebagai bentuk kepedulian penanganan COVID-19.

“Hal tersebut akan meningkatkan ekspor Indonesia ke ASEAN serta bekerja sama memenuhi rantai pasok (supply chain) ekonomi global,” ujarnya.

Mendag juga menekankan pentingnya upaya untuk meningkatkan nilai dan kebijakan fasilitasi investasi di ASEAN, “Meskipun di ASEAN kita saling berkompetisi dalam meningkatkan nilai investasi, namun ASEAN tetap harus bekerja sama dalam mendorong penciptaan iklim peraturan investasi yang lebih kondusif dan fasilitatif di kawasan,” tegasnya dalam Pertemuan
AIA Council.

Sementara, pada sesi konsultasi Menteri Ekonomi ASEAN dengan ABAC, para Menteri mendukung sejumlah program dan rekomendasi yang sejalan dengan fokus di sektor kesehatan, penanganan hambatan nontarif, perdagangan digital, dan rantai pasok regional.

”Indonesia memandang penting meningkatkan partisipasi dan dukungan para pelaku usaha di ASEAN sebagai pihak yang memanfaatkan dari hasil kerja sama ekonomi di kawasan. Rekemendasi dan usulan prioritas dari mereka juga juga sangat perlu didukung seperti peningkatan fasilitasi Perdagangan, NTMs toolkit dan pengembangan kapasitas Tenaga Kerja
di ASEAN,” tutup Mendag.

Agenda diakhiri dengan pertemuan AEM ke-53. Pada pertemuan ini para menteri ekonomi ASEAN bertukar pandangan terkait penanganan pandemi COVID-19 di masing-masing negara anggota. Selain itu, secara khusus membahas sejumlah langkah konkret dalam mewujudkan upaya integrasi ekonomi ASEAN, khususnya isu-isu seperti tingginya biaya logistik dan kendala pengiriman kontainer yang terdampak pandemi.

Pertemuan AEM ke-53 akan dilanjutkan pada 9 September 2021. Selanjutnya, rangkaian Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN dengan Mitra Dialog ASEAN akan digelar pada 13—15 September 2021 secara virtual. (Sumber Kemendag)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close