Perusahaan farmasi dari China, Fourth Construction Co Siap Produksi 100 Juta Vaksin Per Tahun untuk Covid-19

0
A woman holds a small bottle labbeled with a "Vaccine COVID-19" sticker and a medical syringe in this illustration

Perusahaan farmasi dari China, Fourth Construction Co yang merupakan bagian dari China Electronics System Engineering dilaporkan telah membangun pabrik yang mampu memproduksi jutaan dosis vaksin virus Corona.

Pabrik tersebut diklaim akan menjadi pabrik vaksin terbesar di dunia dengan kapasitas produksi mencapai 100 juta dosis per tahun.

Perusahaan mengungkapkan bahwa fasilitas produksi dengan bio-safety level 3 (BSL-3) siap untuk memproduksi vaksin secara massal begitu salah satu vaksin terbukti aman dan efektif mengatasi COVID-19, penyakit yang disebabkan virus Corona.

Pada April lalu, perusahaan Sinovac Biotech yang telah mendapat izin untuk melakukan uji klinis pada vaksin COVID-19, juga mengumumkan sedang mempersiapkan fasilitas produksi baru pada tahun ini.

Berdasarkan laporan Reuters, yang dilansir Kumparan, Sinovac Biotech yang berbasis di Beijing, juga berencana untuk memproduksi 100 juta vaksin COVID-19 dalam setahun, apabila vaksin buatannya sudah teruji keampuhannya.

Dalam dokumen bertajuk ‘Draft landscape kandidat vaksin COVID-19’ yang dirilis oleh WHO pada 11 Mei, ada delapan kandidat vaksin yang telah memasuki evaluasi klinis.

Empat di antaranya dikembangkan oleh peneliti China. Salah satunya ialah Adenovirus Type 5 Vector, yang berhasil dikembangkan dengan metode yang digunakan oleh tim yang sama saat mengembangkan vaksin Ebola pada 2017. Vaksin ini telah memasuki fase kedua uji klinis.

Pemimpin pengembangan vaksin ini, Chen Wei, mengungkapkan kepada media China bahwa 508 pasien peserta uji klinistelah diinokulasi untuk fase kedua pengujian. Kini keadaan mereka sedang diamati.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *