Pikat Wisatawan, Pemprov Sulsel Akan Menata Kawasan Wisata
Tahun 2019 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan memperbaiki seluruh infrastruktur penunjang sektor industri pariwisata.
Gubernur Sulsel menyayangkan lesunya kunjungan wisatawan ke Sulsel tahun 2018 lalu. Oleh karena itu sektor pariwisata menjadi perhatian utamanya yang harus segera dibenahi.
“Pariwisata itu sebenarnya iklan yang paling bagus adalah siapkan kawasan wisata itu secara apik, termasuk ciptakan kenyamanan, kemanan, infrastruktur, fasilitas umum, ini harus bagus. Karena ini akan menjadi iklan, kalau mereka wisatawan menemukan sesuatu yang kurang bagus, itu juga yang menjadi iklan buruk,” paparnya di Hotel Novotel Grand Shayla Makassar, Sabtu (2/2/2019).
Ia mengaku penurunan jumlah wisatawan di Sulsel karena belum siapnya infrastruktur untuk menopang sektor pariwisata.
“Oleh karena itu, kita tahun 2019 ini akan menata dengan baik. Orang berkunjung ke Sulsel, ada Rest Area, kawasan wisata tertata lebih bagus, pusat oleh-oleh, dan kuliner juga,” sebutnya.
Meski demikian, Pemprov Sulsel pada tahun 2019 ini belum memiliki target jumlah wisatawan yang masuk di Sulsel melalui pintu Makassar.
Dia pun berharap Dinas Pariwisata Sulsel bisa menjadi marketing untuk destinasi wisata, agar potensi wisata di Sulsel bisa tergali dengan baik.
Sebagaimana dirilis dari data Badan Pusat Statistik Sulsel, jumlah wisman yang datang melalui pintu masuk Makassar pada Desember 2018 hanya mencapai 1.406 kunjungan. Jika dibandingkan dengan Desember 2017 sebesar 1.715 kunjungan, maka terjadi penurunan sebesar 18,02 persen.