Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Resmi Dilantik Sebagai Presiden dan Wapres Periode 2024-2029

0
IMG_20241020_120725

Prabowo Subianto resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8, didampingi Gibran Rakabuming Raka yang menjadi Wakil Presiden ke-14 periode 2024-2029. Upacara pelantikan berlangsung di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024) dan disaksikan Presiden RI ke-7 Joko Widodo dan Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin.

Selain itu, Presiden dan Wakil Presiden sebelumnya juga hadir di antaranya Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden RI ke-6), Tri Sutrisno (Wakil Presiden RI ke-6) dan  Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI ke-10 dan 12).

Tamu Kehormatan dari negara-negara sahabat juga hadir, total ada sekitar 33 negara yang datang langsung mulai dari kepala negara hingga utusan khusus.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan KPU nomor 504 tahun 2024, yang mengukuhkan pasangan Prabowo-Gibran sebagai pemenang Pemilu 2024.

Sidang paripurna dengan agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, dibuka oleh Ketua MPR, Ahmad Muzani,

“Pada hari ini bangsa Indonesia akan memulai lembaran baru dalam kehidupan pemerintahan dan kenegaraan Pemilihan Umum Tahun 2024 telah menghasilkan kepemimpinan nasional yang baru yakni Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” imbuhnya.

Setelah dibuka, Prabowo dan Gibran mengucapkan sumpah secara bergantian,

 “Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” kata Presiden Prabowo mengucapkan sumpahnya.

 “Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” ucap Gibran.

Usai pengucapan sumpah, Presiden Prabowo memberikan pidato pertamanya. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kebersamaan dan persatuan di antara pemimpin dan masyarakat. “Di tengah cita-cita yang begitu besar, kita perlu suasana kebersamaan, kita perlu kolaborasi, kerja sama, bukan cekcok berkepanjangan,” ujar Prabowo, menegaskan bahwa visi besar bangsa harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

 Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa salah satu cita-cita besar yang ingin diwujudkannya adalah menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. “Cita-cita kita adalah melihat wong cilik iso gemuyu,” ungkapnya, menekankan harapannya agar rakyat kecil bisa tersenyum dan merasakan kemakmuran. 

Ia mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut hanya dapat terwujud melalui kerja sama antara pemerintah, pengusaha, dan pemuka agama.

Prabowo juga mengutip nilai-nilai luhur bangsa, mengingatkan bahwa “hanya dengan persatuan dan kerja sama, kita akan mencapai cita-cita para leluhur kita, bangsa yang gemah ripah loh jinawi.” Ini adalah harapan untuk menciptakan masyarakat yang subur, makmur, dan sejahtera.

Setelah pelantikan, Presiden Prabowo diarak menuju Istana Merdeka. Dalam perjalanan, ia menyapa masyarakat dari atas mobil dinas Indonesia 1, menciptakan momen interaksi langsung dengan rakyat yang hadir. Sorak sorai dan antusiasme masyarakat terlihat jelas, mencerminkan harapan mereka terhadap kepemimpinan baru ini.

Masyarakat kini menunggu langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh Prabowo dan Gibran dalam merealisasikan janji-janji kampanye mereka. Dengan visi yang jelas dan semangat kolaboratif, masa pemerintahan ini diharapkan dapat menggerakkan Indonesia menuju kemajuan yang lebih baik, di mana setiap lapisan masyarakat dapat berkontribusi dan merasakan manfaat dari pembangunan yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *