Presiden Jokowi Instruksikan TNI-Polri Jaga Stabilitas Jelang Transisi Pemerintahan dan Pilkada 2024

0
20240912-tnipolri-2-baim-1024x682

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan instruksi penting kepada TNI dan Polri untuk menjaga stabilitas negara menjelang transisi pemerintahan serta pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Instruksi tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam pengarahan yang diadakan di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Kamis, 12 September 2024. Pengarahan ini menjadi momen kunci dalam persiapan menghadapi perubahan besar dalam pemerintahan dan perhelatan Pilkada yang akan datang.

Hadir mendampingi Presiden dalam pengarahan ini adalah sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa waktu yang tersisa menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, serta Pilkada Serentak, semakin singkat. “Dalam waktu sedikit lebih dari satu bulan, kita akan menyaksikan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Selain itu, pada bulan November, akan dilaksanakan Pilkada Serentak untuk memilih kepala daerah, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota. Oleh karena itu, saya meminta kepada TNI dan Polri untuk betul-betul menjaga stabilitas yang telah terjaga dengan baik hingga saat ini,” ucap Presiden.

Presiden Jokowi menekankan pentingnya kelancaran transisi pemerintahan dari pemerintahan saat ini ke pemerintahan yang akan dipimpin oleh presiden terpilih, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto. Dalam arahan tersebut, Presiden meminta TNI dan Polri untuk mengantisipasi dan menangani segala kemungkinan yang dapat mengganggu proses transisi pemerintahan maupun jalannya Pilkada Serentak 2024. “Proses transisi ini harus berjalan dengan baik dan lancar. Jangan sampai ada riak-riak yang dapat mengganggu jalannya proses ini,” tegasnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menggarisbawahi betapa pentingnya stabilitas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan negara. Ia mengingatkan bahwa tanpa stabilitas, proses pembangunan dan pertumbuhan ekonomi akan terhambat. “Perhatikan negara-negara yang mengalami konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Mereka telah bertahun-tahun mengalami konflik, dan apa hasilnya? Tidak ada pembangunan yang signifikan. Tidak mungkin ada pertumbuhan jika negara terus-menerus berada dalam kondisi konflik. Untuk itu, stabilitas sangat dibutuhkan dan memerlukan TNI serta Polri yang profesional serta dipercaya oleh rakyat,” kata Presiden Jokowi.

Instruksi Presiden ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan proses transisi dan pelaksanaan Pilkada berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan yang signifikan. Ini juga merupakan upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama periode penting yang akan datang, serta memastikan bahwa negara dapat terus melaju dalam jalur pembangunan dan pertumbuhan yang positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *